Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lamaran Pekerjaan

4 Tips Melamar Pekerjaan di Bank Serta Membuat Lamaran Pekerjaan

Bekerja di bank, menurut sebagian orang, menjadi kebanggaan tersendiri. Pasalnya, bekerja di bank memiliki jenjang karir yang bagus di masa depan.

Editor: Muh. Irham
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
ilustrasi teller bank 

TRIBUN-TIMUR.COM - Banyak perkantoran swasta dan negeri saat ini sedang membuka lowongan kerja. Salah satunya adalah perbankan.

Bekerja di bank, menurut sebagian orang, menjadi kebanggaan tersendiri. Pasalnya, bekerja di bank memiliki jenjang karir yang bagus di masa depan.

Hal ini membuat banyak orang yang tertarik mencari tips dan cara melamar pekerjaan di bank supaya bisa diterima.

Umumnya untuk menjadi pegawai bank tidak memerlukan kualifikasi khusus, akan tetapi pelamar tetap harus memahami persyaratan serta tugas-tugas yang akan jadi tanggung jawab di bidang tersebut.

Pekerjaan di sektor perbankan cukup populer di kalangan fresh graduate. Lulusan semua jurusan bisa mendaftar di pekerjaan ini, meski begitu lulusan ekonomi akan lebih didahulukan.

Namun pekerjaan yang dibutuhkan di bank tidak hanya sebatas teller saja, akan tetapi bisa juga sebagai staf di belakang layar terutama bagian digitalisasi bank.

Ketatnya persaingan untuk mendapatkan posisi di bank, calon pelamar harus bisa terlihat unggul dengan membuat CV dan surat lamaran kerja yang baik.

Selain itu pengalaman juga menjadi faktor penting agar lamaran diterima. Adapun beberapa tips melamar pekerjaan di bank yang akan sangat membantu kandidat bisa dilihat di penjelasan berikut.

4 Cara Melamar Pekerjaan di Bank

Melamar pekerjaan di bank dapat dilakukan dengan banyak cara. Yaitu secara umum maupun rekomendasi melalui koneksi.

Meski begitu sebaiknya jangan menunggu hanya 1 lamaran saja. Kandidat bisa melamar ke banyak instansi secara bersamaan untuk memperbesar peluang bekerja.

Sehingga bisa dikatakan bahwa cara melamar kerja di bank adalah sebagai berikut.

1. Mencari Informasi Lowongan Kerja

Mencari informasi lowongan kerja saat ini tidak sesulit dulu lagi. Dengan perkembangan teknologi yang kian maju, kandidat dapat menemukan lowongan pekerjaan dengan mudah di internet. Saat ini juga banyak platform atau aplikasi yang khusus menyediakan informasi lowongan kerja bagi jobseekers.

Perusahaan juga sudah banyak memasang informasi lowongan di platform penyedia lowongan kerja yang kredibel. Bahkan untuk mengajukan lamaran juga sudah dipermudah secara online.

Kandidat hanya perlu mempersiapkan beberapa berkas dokumen yang menjadi persyaratan melamar.

2. Memiliki Koneksi

Memiliki koneksi atau orang dalam di suatu bank dapat menjadi keuntungan sendiri bagi seorang calon pelamar. Ketika suatu bank belum membuka lowongan kerja, calon pelamar dapat menanyakan perihal lowongan kerja kepada kenalan yang bekerja di bank tersebut.

Antarkan berkas lamaran kerja kepada kenalan yang bekerja di bank, pastikan diantarkan secara langsung dan tidak melalui surel.

Nantinya oleh orang dalam, berkas lamaran akan diserahkan kepada pihak HRD. HRD akan menyimpan lamaran kerja calon pelamar terlebih dahulu.

Dan ketika bank membutuhkan karyawan baru untuk cabang baru atau menggantikan karyawan yang resign, berkas pelamar dapat dipertimbangkan lebih dulu.

3. Memperhatikan Waktu Rekrutmen

Jika melamar pekerjaan melalui jalur umum, jangan lupa untuk memperhatikan batas waktu rekrutmennya. Proses rekrutmen bisa saja ditutup lebih awal apabila kuota sudah mencukupi.

Oleh karena itu jangan menunggu sampai batas akhir pengiriman, mengirim surat lamaran lebih awal lebih baik.

4. Melamar di Instansi Lain

Sambil menunggu panggilan interview dari HRD, calon pelamar dapat melakukan apply lamaran  kerja di lebih dari 2 instansi.

Di setiap tempat sebaiknya pilih posisi yang berbeda. Tujuannya supaya peluang diterima bekerja secepatnya semakin besar.

Tips Membuat Surat Lamaran Pekerjaan

Hal terpenting yang wajib dipersiapkan ketika melamar pekerjaan adalah surat lamaran. Membuat surat lamaran cukup mudah, hanya saja pastikan isinya benar-benar menarik bagi HRD.

Dari surat lamaran inilah HRD akan mempertimbangkan apakah kandidat cocok untuk menempati posisi yang dibutuhkan perusahaan.

Untuk membuat surat lamaran yang baik dan efektif, perhatikan beberapa tipsnya berikut ini.

1. Mencari Informasi Nama HRD

Sebelum menulis surat lamaran pekerjaan, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu nama dari manajer HRD atau pimpinan di bank tersebut.

Poin ini memang sepele, dan bahkan sering diabaikan. Padahal dengan mencantumkan nama jelas justru akan memberikan kesan yang lebih baik dan menunjukkan bahwa kandidat sudah melakukan riset yang cukup mengenai perusahaan tersebut.

Cara mencarinya sangat mudah. Lakukan googling dengan mengetik “nama manajer HRD bank [nama bank] cabang [nama kota]”. Telusuri juga akun LinkedIn dan media sosial dari HRD tersebut untuk mengetahui namanya secara lebih jelas.

Namun apabila tidak bisa menemukan nama perekrut, kandidat dapat menuliskan pembuka surat dengan salam generik seperti:

"Yth. Bapak/Ibu Manajer HRD Bank [nama bank]” atau “Yth. Manajer HRD di tempat”

2. Menjelaskan Alasan Melamar di Posisi Tersebut

Masuk ke paragraf pertama, sebaiknya gunakan bagian ini untuk menjelaskan alasan kandidat memilih melamar di bank dan posisi tersebut.

Hindari menjelaskan hal yang bertele-tele dan tidak perlu. Perkuat alasan dengan memberi contoh pengalaman di lini yang sama serta kualifikasi diri. Dan tutup paragraf awal dengan pernyataan singkat yang menegaskan mengapa kandidat cocok menempati posisi tersebut.

3. Menonjolkan Kualifikasi

Di paragraf berikutnya, jelaskan kualifikasi diri kandidat dengan menjabarkan kelebihan, keterampilan, serta riwayat pengalaman kerja yang relevan di bidang terkait. Urutkan skill yang dimiliki dari yang paling berguna dan penting untuk posisi yang dilamar. Kemudian disusul dengan skill lainnya yang mendukung.

Bagi fresh graduate, kandidat dapat mencantumkan pengalaman magang, nilai IPK, riwayat organisasi, serta pelatihan yang sesuai di bidang terkait.

4. Singkat, Padat, Jelas dan Formal

Surat lamaran sebaiknya dibuat dengan singkat, padat dan jelas. Pastikan untuk menggunakan bahasa formal. Hindari menambahkan hal yang tidak perlu.

Bahkan panjang surat lamaran yang ideal cukup setengah halaman, terdiri dari 3 sampai 4 paragraf dan mengandung 250 kata.

5. Membuat Penutup Surat yang Berkesan

Beri kesan yang kuat pada bagian paragraf penutup. Akan lebih baik menggunakan kalimat yang tidak terlalu umum, seperti “Saya mengharapkan kabar baik dari Anda”. Tapi susunlah dengan kalimat yang semenarik dan sekreatif mungkin.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved