Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Terungkap Siapa Sebenarnya Reynaldo Suami Briptu Christy, Kini Pasrah saat Istri Ditangkap di Hotel

Polwan tersebut sempat sembunyi beberapa bulan. Namun saat berada di hotel, ternyata ditemani seorang pria.

Editor: Ansar
Tangkapan layar video
Briptu Reynaldo Kamea suami dari Briptu Christy buat pengakuan. 

Dia juga tidak dapat memastikan apakah Briptu Christy menginap seorang diri atau tidak, yang pasti katanya, saat check-in untuk kamar yang ditempati oleh Briptu Christy, tertulis atas nama orang lain.

"Jadi pada saat itu check-in nya itu bukan atas nama orang lain, tetapi di swimming pool itu ada temannya laki-laki, gitu aja, satu orang," ucap Djumin saat ditemui di Grand Kemang Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (10/2/2022).

Lebih lanjut, Djumin pun menceritakan momen penangkapan Briptu Christy.

Saat hendak ditangkap pihak kepolisian, Briptu Christy pasrah.

Diakui Djumin, tak ada perlawanan sama sekali dari Briptu Christy.

"Gak ada, dengan kooperatif gak ada keramaian gak ada, biasa aja di sini," kata Djumin dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribunnews.com.

Djumin lantas menjelaskan kronologi penangkapan tersebut.

Baca juga: Benarkah Video Syur 1 Menit 56 Detik Diperankan Briptu Christy? Briptu Reynaldo Suami Buat Pengakuan

Baca juga: Pengakuan Suami Briptu Christy Ungkap ini Penyebab Istrinya Menghilang hingga Jadi Buronan Propam

Mulanya terdapat petugas keamanan yang mengaku dari kesatuan Polda Metro Jaya memasuki area hotel.

Saat ditanya keperluannya, petugas tersebut menyerahkan surat tugas perintah penangkapan.

Alhasil pihaknya mempersilahkan petugas tersebut masuk dan langsung mengarah ke arena bermain biliar.

"Petugas memang masuk kita tanya dan ada surat tugasnya, bilang dari Polda, kemudian dia duduk di lobby, si yang dicari itu (Briptu Christy) dia jalan ke bankpool (tempat bermain biliar, red)," kata Djumin.

Saat penangkapan Briptu Christy, setidaknya ada 4 orang petugas yang mendatangi.

Keseluruhan petugas kepolisian itu dikonfirmasi Djumin tidak mengenakan seragam melainkan hanya berpakaian preman.

"Empat anggota, pakaian preman biasa," ucap Djumin.

Djumin juga memastikan, penangkapan terhadap Briptu Christy juga berjalan kooperatif, dan tidak menimbulkan kegaduhan di area hotel.

"Gak ada, dengan kooperatif gak ada keramaian gak ada, biasa aja di sini," ujar Djumin.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved