Breaking News:

Pilpres 2024

Airlangga Hartarto Belum Gerakkan Mesin Partai Golkar Menuju Pilpres 2024

Nurdin Halid menimpali, kurangnya elektabilitas Airlangga Hartarto disebut karena memang ketum belum menggerakkan mesin partai.

Golkar Sulsel
Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto makan Coto Makassar di Jalan Nusantara Makassar, Senin (17/1/2022) pagi.   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Umum Partai Golkar HAM Nurdin Halid menegaskan pencalonan Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024 final di partai berlambang pohon beringin.

NH akronim namanya bahkan diberikan amanah sebagai Koordinator Bappilu dan BSN DPP Golkar.

Ia menjelaskan, dorongan Airlangga maju bertarung pada Pilpres mendatang sudah diputuskan melalui hasil Rapimnas Partai Golkar beberapa waktu lalu.

Ketua Umum Dekopin itu menegaskan keputusan pencalonan Airlangga tidak bisa diganggu gugat kecuali Airlangga Hartarto (AH) memutuskan dan menyatakan tidak bersedia maju.

“Jadi, Pak Ketum dipastikan ikut dalam kontestasi pencapresan di 2024,” kata NH di Makassar, Selasa (25/1/2022).

Mengenai elektabilitas Airlangga disebut masih rendah berdasarkan hasil rilis sejumlah lembaga survei beberapa waktu lalu.

Namun, bagi NH tidak bisa semata-mata menjadi dasar ukuran.

“Termasuk keberadaan baliho Pak Ketum Golkar tersebar di mana-mana. Itu bukan satu-satunya variabel dalam mengukur elektabilitas,” urainya.

Tetapi keberadaan baliho, kata mantan Ketua Harian Golkar era Setya Novanto itu disebut hanya menjadi salah satu instrumen pengenalan kepada publik.

Baca juga: Palopo Tertinggi, Tana Toraja Terendah Pencapaian Vaksinasi Covid-19 di Sulsel, Berikut Datanya

Tidak identik, bahkan tidak bisa dijadikan sebagai indikator untuk mengukur elektabilitas seseorang.

Nurdin Halid menimpali, kurangnya elektabilitas Airlangga disebut karena memang ketum belum menggerakkan mesin partai.

Saat ini partai dinaunginya masih dalam tahap konsolidasi struktur mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa hingga kelurahan.

Olehnya, di penghujung Juni 2022 tahun ini, jika target konsolidasi partai di semua tingkatan sudah rampung, maka agenda berikutnya adalah konsolidasi pemenangan.

“Kalau konsolidasi struktur partai sudah selesai di seluruh tingkatan, saya menyakini elektabilitas bahkan elektoral Pak Airlangga pasti naik karena semua elemen di partai sudah bekerja secara struktur, sistematis dan massif nantinya,” kata NH optimistis.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved