PAN, PKS Minta DPRD Sulsel Segera Usul Andalan Gubernur Definitif, Muzayyin: Lebih Cepat Lebih Baik

Hal itu disampaikan menindaklanjuti Keputusan Presiden (kepres) Nomor 9 tahun 2022 tentang pemberhentian Gubernur Nurdin Abdullah.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Handover
Ketua Pordasi Sulsel Muzayyin Arif (kanan) menerima medali dan trofi dari Daeng Lalang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga fraksi partai pengusung mengusulkan rapat paripuna pengusulan Andi Sudirman Sulaiman (Andalan) jadi gubernur definitif.

Hal itu disampaikan menindaklanjuti Keputusan Presiden (kepres) Nomor 9 tahun 2022 tentang pemberhentian Gubernur Nurdin Abdullah.

Sebelumnya tiga fraksi partai pengusung disebut-sebut meminta pengangatakan Andi Sudirman langsung dilakukan Presiden Jokowi tanpa harus rapat paripurna di DPRD.

Wacana berkembang di internal DPRD Sulsel, sejumlah legislator pengusung disebut-sebut tersinggung karena Kepres pemberhentian NA lebih dulu beredar ke Whatsapp dibanding secara resmi ke pengusung.

Kini fraksi PAN, PKS, dan PDIP meminta DPRD Sulsel segera mengusulkan Andi Sudirman jadi gubernur definitif.

Bendahara DPW PKS Sulsel Muzayyin Arif mengatakan lebih cepat Andi Sudirman dilantik jadi gubernur lebih baik.

“Sebagai fraksi kami tentu menyikapi keppres ini secara positif, lebih cepat pak Plt ditetapkan sebagai gubernur definitif lebih baik,” kata Muzayyin, Minggu (23/1/2022).

Baca juga: Giliran Milenial dan Emak-emak Deklarasi Dukung Ahmad Daeng Tonang Maju Pilkada Takalar 2024

Sebagai pengusung, kata Muzayyin, PKS berkomitmen mengawal pemerintahan Andi Sudirman Sulaiman hingga akhir masa periodenya, 5 September 2023.

Selanjutnya Sudirman jadi definitif, PKS mendorong Gubernur mencari calon Wakil Gubernur Sulsel.

Muzayyin menilai kehadiran Wagub Sulsel berdampak pada pengelolaan pemerintahan dan akselerasi pembangunan di Sulsel bisa terwujud.

“Sebagai pengusung, PKS sudah siapkan kandidat terbaik. Kami yakin dapat mendampingi Pak Gubernur membangun Sulsel lebih baik,” katanya.

Muzayyin melanjutkan, DPRD Sulsel akan segera menindaklanjuti surat keputusan presiden sesuai mekanisme DPRD.

“Insyaallah dalam waktu dekat bamus akan rapat untuk mengagendakan rapat paripurna,” kata Muzayyin.

Senada, legislator fraksi PAN Andi Muhammad Irfan AB menyatakan kira kepres pemberhentian Nurdin Abdullah dan pengusulan Andi Sudirman segera diparipurnakan.

Baca juga: SK Andi Sudirman Sulaiman Bocor Duluan, Sejumlah Fraksi DPRD Sulsel Ogah Paripurna

Sebagai legislator pengusung, Irfan mengatakan siap membantu Sudirman komunikasi politik dengan fraksi-fraksi non-pengusung di DPRD Sulsel.

“Kita harap ada komunikasi Pak Andi Sudirman, supaya beliau paham kondisi di DPRD Sulsel, kita harap semua fraksi beri legitimasi kepada beliau, kita khawatir beliau tidak dapat legitimasi di luar pengusung,” katanya.

“Di sini pentingnya pendukung melakukan komunikasi politik dengan fraksi-fraksi lain,” katanya.

Senada legislator PDIP Andi Ansyari Mangkona mengusulkan rapat paripurna pemberhentian NA dan pengusulan Andi Sudirman jadi definitif.

“Kita tentukan rapat paripurna sikapi kepres pemberhentian (NA),” kata Ansyari Mangkona kepada wartawan di DPRD Sulsel belum lama ini.

Sementara itu Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari mengatakan pimpinan masih menunggu keputusan dari fraksi-fraksi.

DPRD Sulsel mengagendakan rapat fraksi pukul 09.30 Wita, Senin (24/1/2022) hari ini.

Baca juga: Komisi A DPRD Sulsel Minta Pangkas Anggaran Biro Umum Rp 17 M, Tolak Usulan Kolam Renang di Rujab

Setelahnya dilanjutkan rapat pimpinan menindaklanjuti keinginan fraksi.

“Belum, besok (hari ini) jadwalnya (rapat fraksi dan rapat pimpinan),” kata Ina.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved