SK Andi Sudirman Sulaiman Bocor Duluan, Sejumlah Fraksi DPRD Sulsel Ogah Paripurna

Bahkan ada yang meminta agar Presiden langsung melantik Andi Sudirman Sulaiman tanpa ada paripurna.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
instagram prof andalan
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menandatangani berita acara pelantikan di depan Presiden RI, Joko Widodo, tahun 2018 lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Keputusan Presiden (Kepres) terkait pemberhentian Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah telah terbit.

Hal itu berdasarkan Kepres Nomor: 9/2022 terkait pengesahan pemberhentian Gubernur Sulsel masa jabatan 2018-2023 dan penunjukan pelaksana tugas Gubernur Sulsel masa jabatan 2018-2023.

Dalam Kepres tersebut memutuskan bebrapa poin.

Yaitu, pertama mengesahkan pemberhentian Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel masa jabatan tahun 2018-2023.

Kedua, menunjuk Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel masa jabatan 2018-2023 sebagai pelaksana tugas untuk melaksanakan wewenang dan kewajiban sebagai Gubernur Sulsel masa jabatan tahun 2022-2023.

Ketiga, pelaksanaan lebih lanjut Kepres ini dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Kepres tersebut dikeluarkan pada 12 Januari 2022, dan ditandatangani langsung Presiden Joko Widodo.

Terkait hal itu Wakil Ketua Dewab Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Ni’matullah Erbe mengakui telah menerima surat tersebut dari Kementerian Sekretariat Negara (Setneg),

Tentang Surat Keputusan (SK) Presiden menyangkut pemberhentian Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel dan menunjuk Wagub Andi Sudirman Sulaiman sebagai pejabat sementera gubernur.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 23 dan PP Nomor 12 Tahun 2018, maka DPRD Sulsel diberikan kesempatan sebagai sebuah mekanisme politik untuk mengusulkan gubernur definitif kepada presiden.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved