Fajlurrahman Jurdi: Kepergian NA Bukan Akhir dari Segalanya

Artinya jelas bahwa ketentuan untuk menjadi gubernur tidak ada opsi lain.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
YOUTUBE.COM/KPK RI
Ekspresi Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah (kedua dari kanan) saat menyimak pembacaan putusan atau vonis dalam dalam sidang dirinya sebagai terdakwa kasus suap dan gratifikasi, di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri Makassar, Jalan RA Kartini, Makassar, Senin (29/11/2021). Nurdin menyimak dari Gedung Merah Putih KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi ), di Jakarta. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Berdasarkan pasal 173 ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menegaskan bahwa dalam hal gubernur, bupati dan wali kota berhenti karena mininggal dunia, permintaan sendiri, dan atau diberhentikan, maka wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota menggantikan gubernur, bupati, dan wali kota.

Karena itu, maka DPRD provinsi menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan wakil gubernur menjadi gubernur kepada presiden melalui menteri untuk disahkan pengangkatannya sebagai gubernur.

Artinya jelas bahwa ketentuan untuk menjadi gubernur tidak ada opsi lain.

Pemerintahan itu sistem, bukan orang. Meskipun orang berganti-ganti, sistem tetap harus jalan.

Kepergian NA (Nurdin Abdullah) bukanlah akhir dari segalanya karena beliau hanya salah satu aktor dari sekian banyak aktor.

Kita juga harus memahami bahwa pergantian kepemimpinan itu niscaya dalam demokrasi.

Bagi saya, selama berpegang teguh pada prinsip meritokrasi, sirkulasi aktor adalah hal biasa.

Siapa pun selama memenuhi syarat dan ketentuan menurut peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip pemerintahan yang demokratis.

Gak bisa juga kita mengatakan siapapun karena kalau penjahat juga bisa dimaklumi kalau demikian.

Untuk wakil gubernur, merujuk 176 Undang-undang Pilkada ditegaskan bahwa dalam hal wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota berhenti karena meninggal,

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved