Pengurus PBNU
5 Fakta Habib Luthfi bin Yahya Mundur dari Mustayasar PBNU, Terungkap Alasan Wantimpres Jokowi Itu
Ulama kharismatik, Habib Luthfi bin Yahya (74) mengejutkan publik. Dia mengumumkan pengunduran diri sebagai Mustayasar PBNU.
JATMAN adalah organisasi keagamaan yang berfokus pada ajaran-ajaran tarekat, salah satu ajaran dalam Islam yang memfokuskan pada aspek batin dan hati seorang muslim.
Pada Muktamar ke-12 dan Halaqah Ulama Thariqah Internasional ke-2 JATMAN yang diselenggarakan Januari 2018 lalu di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Habib Luthfi bin Yahya terpilih menjadi Rais Aam JATMAN.
Rais aam merupakan jabatan ulama tertinggi di forum organisasi tersebut. Jabatan itu bukan hanya sekadar jabatan organisasi semata, tapi bagi jemaahnya, pemegang jabatan tersebut merupakan ulama yang memiliki tingkatan spiritual tinggi.
Apalagi, Habib Luthfi bin Yahya secara sanad adalah seorang habib atau sayyid, yang secara keturunan terhubung dengan Nabi Muhammad SAW.
Gus Miftah yang mendaku diri sebagai muhibbin (penderek/pengikut) Habib Luthfi bin Yahya, mendukung penuh keputusan sang guru.
“Dan saya sebagai penderek beliau, sebagai santri beliau, sebagai anak beliau mendukung apa pun langkah dari guru kami Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya Pekalongan," katanya memaparkan.
Ia juga meyakini, keputusan ini merupakan yang terbaik bagi Habib Luthfi bin Yahya.
“Karena ini keputusan beliau, saya yakin ini keputusan yang terbaik,” kata Gus Miftah.
PBNU belum mengeluarkan pernyataan terkait mundurnya Habib Luthfi bin Yahya dari Mustasyar PBNU.
Berdasarkan informasi dari PBNU, kepengurusan PBNU yang baru akan dilantik dan disahkan secara resmi di Banjarmasin, Kalsel, 31 Januari 2022 mendatang.(*)