Pengurus PBNU
5 Fakta Habib Luthfi bin Yahya Mundur dari Mustayasar PBNU, Terungkap Alasan Wantimpres Jokowi Itu
Ulama kharismatik, Habib Luthfi bin Yahya (74) mengejutkan publik. Dia mengumumkan pengunduran diri sebagai Mustayasar PBNU.
TRIBUN-TIMUR.COM - Ulama kharismatik, Habib Luthfi bin Yahya (74) mengejutkan publik, utamanya warga Nahdliyin pada Sabtu (15/1/2022) hari ini.
Dia mengumumkan pengunduran diri sebagai Mustayasar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) masa khidmat 2022 - 2027.
Padahal, Habib Luthfi bin Yahya baru empat hari diumumkan masuk susunan pengurus PBNU oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, Rabu (12/1/2022).
Apa penyebab Habib Luthfi bin Yahya, anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI ( Wantimpres ) era Presiden Jokowi mundur dari PBNU?
Berikut fakta terkait.
1. Mundur pada Sabtu, 15 Januari 2021
Sayyid, kiai, ulama, mursyid, dan dai bernama lengkap Dr Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya itu mengumumkan diri mengundurkan diri pada Sabtu, 15 Januari 2021. dari Pekalongan, Jawa Barat.
2. Disebar via WhatsApp
Informasi pengunduran diri Habib Luthfi bin Yahya disebar melalui aplikasi pesan instan WhatsApp.
Berikut isinya:
"Assalamu ‘alaikum Wr Wb.
Dengan hormat tolong sampaikan kepada rois syuriyah bahwa saya habib Muhammad lutfi bin Ali bin Yahya mengundurkan diri dari jabatan musytasyar NU 2022-2027. Seandainya sebelumnya ada pemberitahuan pun saya tetap mengundurkan diri.
Terima kasih dan mohon maaf.
Wassalamu ‘alaiku Wr Wb.
Pekalongan,Sabtu 15 Januari 2022.
Hormat kami
Habib Muhammad lutfi bin Ali bin Yahya."
3. Hanya 3 hari jabat mustayasar
Habib Luthfi bin Yahya hanya 3 hari menjadi mustasyar sebab susunan pengurus diumumkan, Rabu (12/1/2022) dan beliau mengumumkan mengundurkan diri, Sabtu (15/1/2022).
4. Aktivis NU menangis
Kabar pengunduran diri Habib Luthfi bin Yahya membuat aktivis NU Sulsel ( Sulawesi Selatan ), tak kuasa menahan air mata.
"Menetes air mataku ini membaca berita Habib Luthfi Bin Yahya mengundurkan diri dari Mustasyar PBNU," kata aktivis NU Sulsel, KH Makmur Idrus, hari ini.
Dia mengaku sudah mendengar kabar itu sejak pagi tadi.
Bahkan beberapa sahabat mantan Ketua GP Ansor Makassar itu sudah menelepon menyampaikan pengunduran diri Habib Luthfi bin Yahya dari Mustasyar PBNU.
"Kenapa PBNU bisa seperti ini?" ujar Makmur Idrus bertanya.
Dia sangat menyesalkan jika benar Habib Luthfi bin Yahya mengundurkan diri dari mustasyar PBNU.
"Beliau sangat dibutuhan di PBNU," kata dia menegaskan.
5. Alasan mengundurkan diri
Pendakwah Gus Miftah mengungkap alasan Habib Luthfi bin Yahya mengundurkan diri dari jabatan mustasyar.
Mustasyar PBNU adalah dewan ulama tertinggi di NU yang berisikan ulama-ulama berpengaruh dan karismatik.
Gus Miftah yang merupakan salah satu murid langsung Habib Luthfi, menjelaskan alasan sang guru mundur dari kepengurusan PBNU yang baru.
"Alasan beliau ingin fokus Rais Aam di Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu'tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN),” kata Gus Miftah kepada KOMPAS TV, Sabtu (15/1/2022).
JATMAN adalah organisasi keagamaan yang berfokus pada ajaran-ajaran tarekat, salah satu ajaran dalam Islam yang memfokuskan pada aspek batin dan hati seorang muslim.
Pada Muktamar ke-12 dan Halaqah Ulama Thariqah Internasional ke-2 JATMAN yang diselenggarakan Januari 2018 lalu di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Habib Luthfi bin Yahya terpilih menjadi Rais Aam JATMAN.
Rais aam merupakan jabatan ulama tertinggi di forum organisasi tersebut. Jabatan itu bukan hanya sekadar jabatan organisasi semata, tapi bagi jemaahnya, pemegang jabatan tersebut merupakan ulama yang memiliki tingkatan spiritual tinggi.
Apalagi, Habib Luthfi bin Yahya secara sanad adalah seorang habib atau sayyid, yang secara keturunan terhubung dengan Nabi Muhammad SAW.
Gus Miftah yang mendaku diri sebagai muhibbin (penderek/pengikut) Habib Luthfi bin Yahya, mendukung penuh keputusan sang guru.
“Dan saya sebagai penderek beliau, sebagai santri beliau, sebagai anak beliau mendukung apa pun langkah dari guru kami Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya Pekalongan," katanya memaparkan.
Ia juga meyakini, keputusan ini merupakan yang terbaik bagi Habib Luthfi bin Yahya.
“Karena ini keputusan beliau, saya yakin ini keputusan yang terbaik,” kata Gus Miftah.
PBNU belum mengeluarkan pernyataan terkait mundurnya Habib Luthfi bin Yahya dari Mustasyar PBNU.
Berdasarkan informasi dari PBNU, kepengurusan PBNU yang baru akan dilantik dan disahkan secara resmi di Banjarmasin, Kalsel, 31 Januari 2022 mendatang.(*)