Erwin Aksa

Tanggapi Statement Bahlil, Erwin Aksa: Jangan Tunda Pemilu, Pengusaha Justru Butuh Konstitusi Stabil

Pernyataan Erwin tersebut, menanggapi statement Menteri Investasi Bahlil Lahadia kemarin.

TRIBUN-TIMUR.COM/ARI MARYADI
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar bidang penggalangan strategis Erwin Aksa. (Foto Ari Maryadi Tribun Timur 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Pengusaha Nasional Erwin Aksa menegaskan, Pemilu 2024 tidak perlu ditunda.

Kenapa? Bila ditunda, akan membuka kotak pandora, menciptakan potensi instabilitas dan rusaknya kepastian hukum di Tanah Air.

Baca juga: TERNYATA Ini Alasan Bahlil Lahadalia, Nadiem Makarim, dan Handoko Terpilih di Kabinet Jokowi

Baca juga: Janji Menteri Bahlil, Siap Gaet Investasi Rp900 Triliun

"Justru semua itu jauh dari harapan kaum pengusaha," jelas tokoh nasional tersebut, yang saat menjabat Wakil Ketua Umum Partai Golkar.

Pernyataan Erwin tersebut, menanggapi statement Menteri Investasi Bahlil Lahadia kemarin.

Seperti diketahui, dalam sebuah diskusi, Bahlil menjelaskan bahwa kaum pengusaha berharap masa jabatan Presiden Jokowi diperpanjang hingga 2027.

Tidak hanya itu Bahlil juga mengatakan pengusaha berharap Pemilu ditunda dan konstitusi diubah.

Menurutnya, hal ini dibutuhkan agar perbaikan ekonomi pascacovid berjalan dengan baik.

Baca juga: Erwin Aksa Bakal Pimpin Deklarasi Relawan Airlangga Hartarto di Takalar

Baca juga: Erwin Aksa Kawal Konsolidasi AMPG dan KPPG Sulsel, Target Menang Pemilu 2024

Bagi Erwin, alasan di balik pernyataan tersebut justru agak meragukan.

"Setahu saya, kepentingan terbesar kaum bisnis adalah kepastian hukum. Konstitusi adalah pegangan bersama, dasarnya sistem hukum kita. Kalau gampang diutak-atik, semua orang akan merugi," katanya.

Lagi pula, menurut Erwin, sekarang tidak ada krisis besar. Dan pemulihan ekonomi Indonesia sejauh ini justru lebih baik dibanding banyak negara lain. "Ini angin lagi teduh. Buat apa kita mencari gelombang besar dan tornado yang justru berbahaya?"

Selain itu, Erwin juga menegaskan bahwa pencapaian Pak Jokowi selama ini sudah sangat baik. Pembangunan infrastruktur dan Omnibus Law adalah legacy beliau yang membanggakan.

"Mari kita dorong Pak Jokowi untuk semakin berkarya lagi dalam sisa masa jabatannya," katanya.

"Kita kawal dia agar menyelesaikan masa tugasnya dengan baik, menjadi pemimpin yang dicintai serta dikenang oleh rakyat Indonesia sampai kapan pun," jelasnya

Erwin juga menegaskan bahwa Partai Golkar sekarang adalah anak kandung reformasi.

"Partai Golkar akan setia pada semangat reformasi ini. Kita ingin berjalan ke depan, bukan kembali lagi ke masa lalu yang kelam," demikian Erwin menutup pernyataannya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved