Breaking News:

Tribun Makassar

Waspada! Pemkot Makassar Ungkap Perdagangan Anak Kembali Marak, Ini Ciri-ciri Pelakunya

Jumlah kasus perdagangan orang yang ditangani oleh DP3A sebanyak 32 kasus, tujuh diantaranya merupakan anak dibawah umur.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi korban kekerasan anak. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar mengungkap kasus perdagangan manusia mengalami peningkatan pada tahun 2021.

Jumlah kasus perdagangan orang yang ditangani oleh DP3A sebanyak 32 kasus, tujuh diantaranya merupakan anak dibawah umur.

Kepala Dinas P3A Makassar, Achi Soleman mengatakan, kasus perdagangan manusia biasanya didalangi oleh orang dewasa.

Namun belakangan ternyata perdagangan orang juga dilakukan oleh anak dibawah umur.

Anak dibawah umur melalukan perdagangan sesama anak.

"Kasus trafficking cukup signifikan, kami tangani 32 kasus, baik yang dilakukan oleh orang dewasa terhadap orang dewasa, orang dewasa terhadap anak, dan anak sesama anak," ucap Achi Soleman, Minggu (9/1/2022).

Achi menjelaskan, penyebab kasus human traffickking dipengaruhi oleh kondisi perekonomian baik pelaku maupun korban.

Selain itu, keharmonisan dalam keluarga juga sangat mempengaruhi.

Anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tua mendorong mereka untuk mencari kenyamanan di dunia luar.

Akibatnya mereka terkontaminasi dengan pergaulan yang salah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved