Headline Tribun Timur

Ibadah Umrah Dibuka Lagi, 400 Jemaah Asal Sulsel Akan Diterbangkan ke Arab Saudi

Penyelanggaraan ibadah umrah bagi jemaah asal Indonesia akhirnya dibuka lagi.Kemenag Sulsel akan intens memantau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah

AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA
Ibadah umrah di masa pandemi Covid-19. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Penyelanggaraan ibadah umrah bagi jemaah asal Indonesia akhirnya dibuka lagi.

Kemenag Sulsel akan intens memantau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang sudah berizin dan tidak berizin.

Kementerian Agama (Kemenag) menyebut jemaah umrah asal Indonesia akan kembali diberangkatkan ke Arab Saudi mulai Sabtu (8/1/2022). 

“Jadwal pemberangkata memang di awal 2022,” tegas Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid , Kamis (6/1/2022).

Ali menegaskan, sebelum memberangkatkan jamaah, PPIU harus melaporkan jemaahnya ke Aplikasi Siskopatuh.

Siskopatuh adalah Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus.

Aplikasi ini diluncurkan Kemenag RI pada Juli 2019.

“PPIU harus melaporkan jamaahnya di Siskopatuh dalam persiapan pemberangkatan. PPIU juga harus melaporkan rencana pemberangkatan jamaah ke kemenag dan terus menerus melakukan pembinaan pembinaan kepada jamaah sebelum berangkat,” jelas Ali.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Kamis (6/1), mengatakan,
pemberangkatan jemaah umrah rencananya kembali dibuka pada 8 Januari 2022.

Ditegaskan, persiapan penyelenggaraan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19 saat ini terus dilakukan.
Sejumlah hal terus dibahas, terutama bagaimana supaya penyelenggaraan umrah di masa pandemi ini mematuhi protokol kesehatan demi memberikan perlindungan kepada jamaah.

“Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan umrah dilaksanakan dengan pengendalian dan pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan secara ketat, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi dengan mengedepankan perlindungan dan keselamatan jamaah,” kata Hilman.

Hilman mengaku pihaknya telah menggelar hasil rapat lintas kementerian/lembaga berkaitan dengan Penyelenggaraan Ibadah Umrah 1443 H pada 3 Januari 2021.

Hilman juga sudah mendapat arahan dari Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terkait keharusan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Biro Travel di Makassar Mulai Jual Paket Umrah, Berikut Jadwal Keberangkatan dan Harganya

”PPIUyang akan memberangkatkan jamaah umrah juga wajib melaporkan keberangkatan melalui Siskopatuh,” tegasnya.

Ketentuan lainnya, kata Hilman, keberangkatan diprioritaskan bagi PPIU yang menggunakan penerbangan langsung (direct flight) melalui Bandara Soekarno Hatta.

Sementara kepulangan jamaah umrah juga harus mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Nasional.

“Keberangkatan empat penerbangan awal mengacu Kebijakan Umrah Satu Pintu (one gate policy) dengan menggunakan asrama haji Jakarta sebagai lokasi screening kesehatan dan titik awal keberangkatan yang dikoordinasikan oleh asosiasi PPIU,” ucapnya.

Hilman menambahkan, pihaknya juga telah bersurat kepada PPIU dan Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia terkait dengan ketentuan penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi ini.

Selengkapnya, silakan baca melalui Harian Tribun Timur edisi hari ini, Jumat (7/1/2022). (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved