Penyebab Erick Thohir Copot Direktur PLN yang Sealmamater dengan Ridwan Kamil, BJ Habibie, Soekarno
Menteri BUMN atau Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir merombak susunan direksi pada PT PLN (Persero).
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Sinthya Roesly
- Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia: Yusuf Didi Setiarto
- Direktur Energi Primer: Hartanto Wibowo
- Direktur Mega Proyek dan EBT: Wiluyo Kusdwiharto
- Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan: Adi Lumakso
- Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali: Haryanto WS
- Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara: Adi Priyanto
Profil Rudy Hendra Prastowo
Dicopot dari jabatan direktur di PLN, siapa Rudy Hendra Prastowo?
Dikutip dari pln.co.id, Rudy Hendra Lahir di Bogor pada tanggal 6 Juli 1964.
Rudy Hendra Prastowo meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung tahun 1983 dan menyelesaikan Magister Manajemen Bisnis Administrasi dan Teknologi dari Institut Teknologi Bandung ( ITB ) tahun 2004.
Selanjutnya menyelesaikan Magister of Engineering Management di Universiti Tenaga Nasional, Malaysia tahun 2006.
Diangkat sebagai Direktur Energy Primer PT. PLN (Persero) berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham Nomor SK-147/MBU/05/2020 tanggal 14 Mei 2020 dan Nomor SK-49/MBU/02/2021, tanggal 17 Februari 2021 tentang perubahan nomenklatur jabatan dari Direktur Energy Primer menjadi Direktur Energi Primer.
Selama berkarir di PT PLN (Persero), Rudy Hendra Prastowo dipercaya menduduki untuk beberapa jabatan antara lain General Manager Pusat Sertifikasi tahun 2016 – 2017, Kepala Divisi Operasi Regional Kalimantan tahun 2017 – 2018, Direktur Utama PT PLN Batubara (Anak Perusahaan PLN) tahun 2018 – 2020
Pernah menempuh pendidikan di ITB, itu artinya Rudy Hendra Prastowo sealmamater dengan sejumlah tokoh di Tanah Air, antara lain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan dua mantan Presiden RI BJ Habibie dan Soekarno.(*)