Breaking News:

Proyeksi 2022 Forum Dosen

Ganti Menteri Ganti Kurikulum Masih Berlanjut Kali ini Kurikulum Prototip, Kurikulum Kok Coba-coba!

Memang dikatakan bahwa kurikulum prototip bersifat opsional. Tetapi di negeri yang tercinta ini, siapa yang berani tidak mengikuti hasrat sang atasan?

Editor: AS Kambie
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Prof Sofyan Salam PhD 

Selamat Datang Kurikulum Coba-coba
Oleh: Prof Sofyan Salam MA PhD
Guru Besar UNM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kalangan pendidik, khususnya yang berkiprah di sekolah dasar dan menengah kembali akan disibuki pada tahun 2022 dengan "kurikulum baru" yang diberi nama kurikulum coba-coba sesuai makna namanya "kurikulum prototipe."

Agak mengherankan juga, karena kita tidak pernah tobat untuk mengganti kurikulum, setiap saat.

Ujaran "ganti menteri ganti kurikulum" tidak membuat kita jengah.

Padahal itu merupakan sindiran sinis atas perubahan kurikulum yang dilakukan karena mumpung lagi sedang berkuasa.

Kurikulum sekolah pastilah perlu berubah sesuai perkembangan masa.

Tetapi mengapa kita tega hati mengubahnya tanpa evaluasi yang dalam dan komprehensif?

Kita tampaknya terlalu mengandalkan "kurikulum tertulis" sebagai senjata pamungkas untuk memperbaiki mutu pendidikan.

Seolah-olah dengan mengganti kurikulum, harapan serta-merta tercapai.

Padahal "kurikulum tertulis" tidak memiliki makna jika ia belum dipahami dengan baik oleh guru.

Sementara untuk memberikan pemahaman yang baik kepada jutaan guru, perlu waktu dan dana.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved