Tribun Makassar
Besok, Pejabat Baru Pemkot Makassar Mulai Berkantor
Diketahui Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan pelantikan kepada 467 pejabat Pemkot Makassar.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tahun baru pejabat baru, begitulah suasana di Pemerintah Kota Makassar. Orang-orang yang dilantik pada Jumat (31/12/2021) lalu akan mulai bertugas pada Senin (3/1/2022) besok.
Diketahui Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan pelantikan kepada 467 pejabat Pemkot Makassar.
Mulai dari jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekretaris dinas, camat, sekretaris camat, hingga jajaran lurah.
Khusus posisi Kepala OPD, ada 21 pejabat yang telah dilantik, didominasi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Dari 18 Plt yang lulus tiga besar, 16 diantaranya melaju mulus menduduki kursi kepala OPD.
Mereka adalah Kepala Bappeda Makassar, Helmy Budiman, Kepala Bapenda Firman Hamid Pagarra.
Selanjutnya, Plt Kepala Dinas Sosial Muhyiddin jabat Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanahan, Akhmad Namsum, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Hasanuddin.
Selanjutnya, Kepala BKAD, Muh Dakhlan, Kepala Satpol PP, Muhammad Iqbal.
Kemudian Kepala Dinas Pariwisata, Moh Roem, Kepala Dinas Kebudayaan Andi Herfida Attas, Kepala Dinas PM PTSP, Zulkifly.
Lalu Kepala Dinas Kesehatan Nursaidah Sirajuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Achi Soleman.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Nirman Miswan Mungkasa, Kepala Dinas Perdagangan Arlin Ariesta, dan Sekretaris DPRD, Dahyal.
Dua Plt Kepala OPD lainnya, yakni Plt Kepala Dinas Kominfo Makassar Denny Hidayat dan Plt Dinas pengendalian Penduduk dan KB Dr. Ita Isdiana Anwar namanya tak disebut saat pelantikan yang digelar di Tribun Lapangan Karebosi.
Sementara itu, ada lima camat yang naik kelas, mereka adalah Camat Tamalanrea Muh Rheza di Dinas Ketahanan Pangan (DKP).
Camat Tallo Aulia Arsyad di Dinas Sosial, Camat Ujung Pandang Andi Pattiware Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Camat Biringkanaya Mahyuddin, serta Camat Tamalate Fahyuddin.
Sementara jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum diduduki oleh Zuhaelsi Zubir, mantan Kepala Bidang di PU.
Dari 24 jabatan yang dilelang, hanya 21 pejabat yang dilantik. Tiga OPD lainnya yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Inspektorat, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.
*Danny Bersih-bersih Pejabat Lurah
Danny Pomanto betul-betul total melakukan resetting, resetting birokrasi sudah digaungkan sejak awal ia menjabat wali kota periode kedua.
Dalam resetting ini, Danny juga melakukan pergeseran pejabat tataran camat.
Beberapa di antaranya, Camat Rappocini Alamsyah Syahabuddin jadi Camat Tallo, Camat Mamajang Edward Supriansyah jadi Camat Tamalate, Camat Wajo Benyamin B Turupadang.
Begitu juga lingkup lurah, berdasarkan informasi yang dihimpun, dari 153 lurah di Makassar hampir semuanya diganti oleh Danny, beberapa diantaranya digeser.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, salah satu alasannya mengganti para lurah karena kinerja mereka tak bagus.
Salah satu indikatornya yakni kontribusi dalam menjalankan program Makassar Recover, termasuk kontainer recover center.
"Kinerja mereka bisa dilihat dari kontainer, semangatnya mereka kinerja, semua harus profesional," tuturnya.
Danny menyampaikan, agenda resetting menjadi satu dari tiga fokusnya untuk Makassar jauh lebih baik.
"Setelah Makassar Recover, kami telah mengendalikan covid-19 capaian vaksinasi diatas 85 persen bisa kita capai, dan akan kita selesaikan Januari," tegasnya.
Dalam momentum pelantikan tersebut, Danny menjelaskan tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh pejabat barunya.
Utamanya menjalankan program yang telah dicanagkan pasangan 'Adama' dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Penilaian kinerja ASN akan dilihat dari akhlaknya. "Kita punya value perilaku ASN dan birokrat yaitu berakhlak," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dp-20221-akak.jpg)