Breaking News:

Tribun Gowa

Apa Kabar Kasus Dugaan Pesugihan di Gowa? Kini Berkas Perkara Paman dan Kakek Lengkap, Orang Tuanya?

Alasan pengembalian berkas perkara kedua tersangka itu karena JPU meminta pemeriksaan kejiwaaan kepada mereka.

Tribun Timur/Sayyid Zulfadli
Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Andriani¬† 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Dua berkas perkara tersangka dugaan kasus pesugihan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gowa dan dinyatakan lengkap.

Dua tersangka tersebut yaitu Paman Udin Sauddin (44) dan kakek Barrisi atau Basiri (70).

Sedangkan kedua orang tua AP (korban), yakni Hasniati (43) Taufiq (47), belum diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gowa.

Keduanya masih menjalani pemeriksaan di rumah kejiwaan.

Tersangka Taufiq (baju putih) ayah dari AP korban pesugihan digelandang ke Mapolres Gowa, usai hasil observasi kejiwaannya keluar, Jumat (1102021)
Tersangka Taufiq (baju putih) ayah dari AP korban pesugihan digelandang ke Mapolres Gowa, usai hasil observasi kejiwaannya keluar, Jumat (1102021) (TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID ZULFADLI SALEH WAHAB)

Baca juga: Minim Dai, Desa Ritual Pesugihan Congkel Mata di Gowa Dapat Jatah Quran dan Buku Iqro

Baca juga: Kurang Alat Bukti, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Pesugihan di Gowa

Baca juga: Viral Pria Pamer Alat Vital di Banyuwangi, Sejumlah Orang Duga Sebagai Ritual Pesugihan

Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Andriani menyebut berkas perkara tersangka paman dan kakek dinyatakan lengkap dan P21.

"Untuk berkas perkara kedua orang tua korban dikembalikan oleh Jaksa Penuntut Umum ke penyidik Polres Gowa," ujarnya, Rabu (29/12/2021).

Alasan pengembalian berkas perkara kedua tersangka itu karena JPU meminta pemeriksaan kejiwaaan kepada mereka.

"Ini masih pemeriksaan oleh ahli terhadap kejiwaan kedua tersangka tersebut," pungkasnya.

Diketahui, kasus kekerasan terhadap anak berinisial AP (6) ini melibatkan satu keluarganya.

AP yang menjadi korban dugaan pesugihan hendak dicongkel mata kanannya.

Kasus ini terjadi di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan pada September 2021 lalu.

Itu melibatkan satu keluarga. Meraka yakni bapak dan ibu korban Hasniati (43) Taufiq (47), pamannya bernama Udin Sauddin (44), dan kakeknya Barrisi (70).

Keempatnya telah ditetapkan sebagai tersangka.(TribunGowa.com)

Laporan Wartawan Kontributor TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved