Tribun Makassar
Ini Penjelasan Lurah di Sangkarrang Makassar Tegaskan Ikuti Kongres Pemuda di Malino
Bukan Liburan, Lurah di Sangkarrang Tegaskan Hanya Ikuti Kongres Pemuda di Malino untuk Cegah Konflik
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga lurah di Kecamatan Sangkarrang memanfaatkan hari libur natal untuk berkunjung ke Malino, Kab Gowa.
Padahal Pemerintah Kota Makassar melarang ada pejabat maupun pegawai untuk melakukan perjalanan saat libur natal maupun tahun baru.
Mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
TIga lurah tersebut yakni Lurah Barrang Lompo, Kurniati, Lurah Kodingareng Ruslan Jufri, dan Lurah Barrang Caddi Syahrir.
Salah satu diantaranya mengunggah foto di sosial media sedang berada di salah satu tempat wisata di Malino.
Sementara ketiga lurah ini mengaku bahwa mereka tidak sedang liburan, melainkan mengikuti kongres pemuda Sangkarrang yang berlangsung di Malino.
Lurah Kodingareng, Ruslan Jufri mengatakan, ia bersama dua lurah lainnya ke Malino dalam rangka memantau kongres pemuda Sangkarrang yang berlangsung di Malino.
Kata dia, kongres ini sempat ditolak oleh pemuda Barrang Lompo, sehingga untuk mencegah terjadinya konflik mereka para lurah harus memberi pengarahan.
"Di Barrang Lompo ada yang menolak itu kongres, tigaka lurah ini hanya untuk menghindari konflik, jangan sampai anak-anak memanas di Malino," klaimnya.
Apalagi, kongres tersebut diikuti oleh 95 mahasiswa.
Terdiri dari 40 mahasiswa asal Barrang Caddi 20an dari Kodingareng, selebihnya Barrang Lompo.
Karena itu, ia memanggil dua lurah lainnya agar bisa mengamankan masing-masing pemudanya.
Ia mengaku sebelum berangkat ke Malino, ia lebih dulu menjalankan tugasnya untuk memantau vaksinasi yang berlangsung di Kayu Bangkoa.
Hal senada disampaikan oleh Lurah Barrang Lompo, Kurniati, ia mengatakan terus berkontribusi dalam kegiatan vaksinasi.
"Vaksinasi di Barrang Lompo sudah capai 90 persen, sudah menyasar 3.105 warga dari 3.457 sasaran," paparnya.