Libur Natal
Libur Natal! Okupansi Hotel di Makassar Turun 20%, Sektor Wisata Belum Bergejolak
Libur natal kali ini tidak berpengaruh pada naik okupansi hotel di Makassar. Justri sebaliknya tingkat hunia turun dan sektor wisata kurang bergejolak
Editor:
Sukmawati Ibrahim
muhammad abdiwan/tribun timur
Seorang karyawati hotel menata kamar di Hotel Clarion, Makassar, Kamis (3/10). (Tribun Timur/muhammad abdiwan)
Wisata Kurang Bergejolak
Tak hanya PHRI, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebut pengaruh libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tak terlihat.
Padahal, sebelumnya, Asita Sulsel memprediksi pergerakan wisatawan yang meningkat saat libur Nataru.
“Pergerakan wisatawan kurang bergejolak,” kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asita Sulsel, Didi Leonardo Manaba, Minggu (26/12).
Menurutnya, akhir tahun ini merupakan momentum yang dilematis terkait libur Nataru.
"Calon wisatawan dihadapkan oleh ketidakpastian terkait kebijakan yang berubah-ubah setiap saat," ujarnya.
Ia berharap, setelah natal dan tahun baru wisata kembali bergairah khususnya domestik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kamar-hotel-clarion-makassar_20160215_160154.jpg)