Breaking News:

Tribun Enrekang

Mogok Main, PS Nene Mallomo Terancam Sanksi Kalah 0-3 dan Pengurangan 3 Poin

Laga itu digelar di Stadion Bumi Massenrempulu, Kukku, Kota Enrekang, Jumat (24/12/2021) sore.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Saldy Irawan
Dok Pribadi
Sekretaris Asprov PSSI Sulsel, Ahmad Djafri 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- PS Nene Mallomo memutuskan tak ingin melanjutkan permainan dalam laga lanjutan Liga 3 Sulsel 2021 kontra Gasma Enrekang.

Laga itu digelar di Stadion Bumi Massenrempulu, Kukku, Kota Enrekang, Jumat (24/12/2021) sore.

Keputusan itu diambil setelah tiga pemain mereka diganjar kartu merah karena pukul wasit.

Padahal skor saat itu masih dalam keadaan imbang tanpa gol.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Asprov PSSI Sulsel, Ahmadi Djafri mengatakan pihaknya akan kembalikan keputusan ke operator liga 3 Sulsel.

Dalam hal ini operator Liga 3 Sulsel 2021 adalah Asprov PSSI Sulsel bekerjasama dengan PSSI Pusat.

"Jadi keputusannya nanti akan baahas dengan operator liga, karena kami akan masukkan semua kejadian hari ini ke aplikasi PSSI," kata Ahmadi Djafri kepada TribunEnrekang.com, Jumat (24/12/2021).

Ia menjelaskan, jika mengacu pada regulasi maka secara otomatis PS Nene Mallomo akan dinyatakan kalah WO 0-3.

Selain dinyatakan kalah, poin yang telah diraih PS Nene Mallomo juga akan dikurangi tiga poin.

Sekedar informasi PS Nene Mallomo saat inu mengoleksi empat poin hasil dari sekali menang, sekali imbang dan sekali kalah.

Jika dilakukan pengurangan tiga poin maka nilai mereka tersisa satu poib saja.

"Berdasar aturan PSSI, jelas apalbila mogok di suatu pertandingan dengan alasan bukan force major maka harus siap kalah dan dikurangi tiga poin yang ada," ujarnya.

"Tapi besok akan kita keluar sanksi apa yang akan diberikan sesuai regulasi yang ada," jelasnya.

(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved