Breaking News:

Tribun Jeneponto

Gaji Legilator Jeneponto Diminta Ditahan Jika Belum Divaksin, Ini Kata Imam Taufiq Bohari

Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari angkat bicara soal penyataan bupati yang minta agar gaji anggota DPRD ditahan jika belum divaksin.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
Tribun Timur/Muh Rakib
Wakil ketua II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari, Rabu (22/12/2021) 

TRIBUNJENEPONTO.COM, JENEPONTO - Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari angkat bicara soal penyataan bupati yang minta agar gaji anggota DPRD ditahan jika belum divaksin.

Ia mengatakan bahwa bahasa yang disampaikan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar itu hanya bahasa sugesti.

Hal itu agar seluruh anggota DPRD Jeneponto dan tokoh masyarakat mau menjalani proses vaksinasi Covid-19.

"Soal gaji yang akan ditahan itu tadi saya kira, apa yah untuk hal itu sudah jelas aturannya. Sekali lagi saya katakan bahasa pak Bupati yang mengatakan seperti itu saya itu bahasa untuk memberi sugesti saja," katanya, Kamis (23/12/2/021).

"Bagaimana dalam lembaga DPR ini berpartisipasi dalam rangka meningkatkan capaian vaksinasi tapi kalau sampai ditahan saya kira tidaklah," ujarnya.

Ia mengatakan, pihak DPRD Jeneponto sudah mendukung program vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

"Kami sudah proaktif juga mendukung program vaksinasi ini," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, capaian vaksinasi di Kabupaten Jeneponto masih terendah di Sulawesi Selatan.

Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menargetkan 70 persen hingga akhir Desember.

Selama ini, Pemkab Jeneponto mendesak warga agar segera melakukan vaksinasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved