Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kabar Buruk Bagi PPPK Bulukumba, Pemkab Kesulitan Bayar Gaji 1.132 PPPK Tahun Depan, Ada Apa?

Jika tetap dipaksakan untuk membayar gaji, Pemkab kata Irma, sapaanya, kemungkinan hanya mampu membayar dua bulan saja.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Humas Pemkab Bulukumba
ASN Bulukumba saat apel yang dipimpin Bupati Bulukumba 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini kesulitan membayar gaji pegawai.

Apalagi saat ini, 1.132 pegawai baru bertambah. Mereka berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca juga: Kok Bisa, Joki Vaksin Covid-19 Abdul Rahim Disebut ODGJ oleh Dinkes Pinrang? Ini Komentar Keluarga

Baca juga: Kok Bisa? Penjual Bakso di Makassar Dijadikan Tersangka Usai Geser Kanopi yang Menempel di Rukonya

Baca juga: Ternyata, Tukang Bakso Jadi Tersangka Gegara Gesar Kanopi dari Rukonya Pernah Diancam dengan Parang

Sekretaris Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Bulukumba Andi Irma Damayanti mengatakan, untuk membiayai pegawai di Bulukumba saja harus menguras hampir 50 persen APBD.

Atau sebanyak Rp 581.178.084.026 dari total APBD Bulukumba yang hanya Rp1,5 triliun.

Untuk membayar gaji PPPK baru saja dinyatakan lulus, Pemkab Bulukumba diperkirakan harus menambah anggaran.

Jumlah anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp50 miliar dalam setahun.

Jika tetap dipaksakan untuk membayar gaji, Pemkab kata Irma, sapaanya, kemungkinan hanya mampu membayar dua bulan saja.

"Gaji mereka sama seperti ASN sekitar Rp3,9 juta per bulan, sekitar Rp50 miliar dalam setahun," katanya.

Untuk 2022 mendatang, keuangan daerak lanjut Irma, hanya akan membayar gaji PPPK Kesehatan saja yang berjumlah 65 orang.

Sedangkan untuk 1.066 PPPK tenaga pendidik hingga kini belum menemui kejelasan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved