Breaking News:

Pemkab Enrekang

Pemkab Enrekang Gelar Pertemuan Advokasi Lintas Sektor, Bahas Kebijakan Berwawasan Kesehatan

Dinas Kesehatan Enrekang bersama Dinkes Sulsel mengadakan pertemuan advokasi pengembangan kebijakan publik berwawasan kesehatan dan GERMAS.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
Humas Pemkab Enrekang
Dinas Kesehatan Enrekang bersama Dinkes Sulsel mengadakan pertemuan advokasi pengembangan kebijakan publik berwawasan kesehatan dan GERMAS 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Dinas Kesehatan Enrekang bersama Dinkes Sulsel mengadakan pertemuan advokasi pengembangan kebijakan publik berwawasan kesehatan dan Germas.

Pertemuan itu digelar di ruang rapat Bappedalitbangda dan dihadiri kepala dinas hingga pimpinan cabang bank Sulselbar, Selasa (4/12/2021).

Kadis Kesehatan Enrekang, Sutrisno menyampaikan Germas harus menjadi kebiasaan hidup masyarakat.

"Dalam menerapkan Germas, susah susah gampang, karena itu sebenarnya bagian dari pola hidup masyarakat," kata Sutrisno dalam rilisnya kepada TribunEnrekang.com, Selasa (14/12/2021).

Ia menyampaikan kegiatan tersebut untuk menyusun langkah-langkah dan penguatan inti agar kebijakan berkelanjutan.

"Melalui pertemuan advokasi ini dapat kita susun langkah kedepannya, rancanganya sudah ada tinggal penguatan kebijakan yang kita harus laksanakan," ujarnya.

Penyuluh Kesehatan Masyarakat Dinkes Sulsel, Sri wahyuni menyebutkan Germas sangat berkaitan dengan penanganan pandemi dengan menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

"Pengembangan kasawan sehat dimasa pandemi sangat penting alhamdulilah enrekang dapat penghargaan untuk itu," jelasnya.

Ia berharap melalui forum tersebut dapat menjamin sustainibility dari pembudidayaan germas 

"Tantangan Germas yang dihadapi semakin meningkat kedepannya, sehingga butuh kebijakan yang berkelanjutan untuk itu kita akan susun rencana aksi," pungkasnya.

Sementara itu Kabid Sosial Budaya Pemerintahan Bappedalitbangda, Aris Yasin menyebutkan, untuk kabupaten Enrekang kegiatan berwawasan kesehatan sudah banyak dilakukan.

"Kita punya perbup tentang germas dan kegiatan germas tiap tahun dilaksanakan," ucap Aris 

Ia mengatakan melalui bencana Covid-19 dapat mengkaji apa yang harus dipertimbangkan.

"Kajian tersebut untuk melihat dampak atas fenomena yang terjadi untuk mendesain Germas kedepannya," tutupnya. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved