Polda Metro Jaya
Kala Jenderal Asal Makassar Irjen Pol Fadil Imran Marah Hingga Minta Polisi Menolak Laporan Keluar
Jenderal Asal Makassar sekaligus Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran marah besar setelah anggota polisi menolak laporan korban.
TRIBUN-TIMUR.COM- Jenderal Asal Makassar sekaligus Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran nampak terlihat marah besar saat mengetahui ada anggota polisi menolak laporan korban perampokan di Rawangun, Jakarta.
Bahkan, Irjen Pol Fadil Imran sampai teriak-teriak keluarkan Aipda Rudi Panjaitan dari Polda Metro Jaya.
Hal ini masih terkait kasus SPKT Polsek Pulogadung yang menolak laporan korban perampokan di Rawamangun.
"Tadi malam kita dihebohkan lagi, karena ada anggota Polsek Pulogadung yang aneh-aneh," katanya saat memimpin rapat mingguan Kamtibmas Polda Metro Jaya dikutip dari Tribun Jateng (grup media Tribun Timur), Selasa 14 Desember 2021.
Jenderal Asal Bontonompo Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini tampak marah dalam rapat itu.
Jenderal Polisi bintang dua itu lantas memerintahkan Irwasda, Kabid Propam dan Kapolres untuk segera menertibkan jajaran SPKT.
Baca juga: Video Irjen Fadil Imran Tunjuk Anak Buah Naik Panggung Gegara Tak Tahu Isi Pidatonya,Viral di TikTok
"Saya minta ini yang Jakarta Timur segera Provos lakukan sidang disiplin. Tuntut dia untuk mutasi tour of area. Keluar dari Polda Metro Jaya!" serunya.
Perbuatan Aipda Rudi Panjaitan, lanjutnya, sangat menodai profesi Polri.
"Saya sayang sama anda tapi anda tidak sayang sama dirimu sendiri. Saya akan perlakukan anda seperti itu," tambahnya.
Irjen Pol Fadil sekali lagi menegaskan bilamana ada anggota yang kembali berbuat salah, langsung berikan hukuman mutasi tour of area alias hengkang dari Polda Metro Jaya.
"Catat betul ini ya! Ke depan jika ada anggota yang masih menodai kemurnian profesi, saya minta Kabid Propam dan jajaran tuntut dengan hukuman mutasi tour of area!" tandasnya.
Tolak Laporan Warga
Nama institusi Polri kembali tercoreng akibat ulah anggota polisi yang malas.
Baca juga: Sosok 2 Saudara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang Mau Maju di Pilkada Serentak 2024
Kali ini terjadi di wilayah hukum Polres Jakarta Timur.
Seorang wanita baru saja menjadi korban pencurian di wilayah Rawamangun, belum lama ini.