Sosok Ryaas Rasyid yang Meninggal
Selain penyampaikan wafatnya sang professor, pesan WA yang beredar pada Selasa (14/12/2021) pagi tersebut juga berisi doa.
TRIBUN-TIMUR.COM - Innalillahi wainna ilaihi rajiun.
Beredar kabar lewat pesan WhatssApp jika Prof Ryass Rasyid Dg Mannangkasi meninggal.
Selain penyampaikan wafatnya sang professor, pesan WA yang beredar pada Selasa (14/12/2021) pagi tersebut juga berisi doa.
Warganet doakan semoga kepergian almarhum husnul khotimah, diampuni segala kesalahan dan dosanya dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan.
"Telah meninggal dunia Bapak dan Tokoh Bangsa Prof. Dr. M. Ryass Rasyid Dg. Mannangkasi. Semoga kepergiannya husnul khotimah, diampuni segala kesalahan dan dosanya dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan. Alfatiha," bunyi pesan WA yang beredar.
Namun, Tribun-Timur.com mendapatkan keterangan terbaru jika Ryass Rasyid yang meninggal adalah purna praja atau alumnus IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri).
"Bukan Prof Ryaas Rasyid yg meninggal tapi Ryaas Rasyid purna praja yg tugas di Sulteng ( bapak almarhum bekerja di inspektorat Sulteng) .. nama almarhum sama dgn nama prof Ryaas Rasyid sebagai apresiasi bapak alm kpd gurunya (prof Ryaas)," demikian keterangan diperoleh Tribun-Timur.com.(*)
Permohonan maaf:
Sebelumnya Tribun-Timur.com menulis jika Ryaas Rasyid yang meninggal adalah Bapak Otonomi Daerah. Kami mohon maaf.
Demikian ralat ini dibuat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/karangan-bunga-atas-wafatnya-moh-ryaas-rasyid-1-13122021.jpg)