Tribun Makassar
Harga Kedelai Naik, Usaha Tahu Abdul Rakhim di Makassar Tetap Beroperasi
Dikatakan Rakhim, industri pembuatan tahunya sudah digeluti sejak tahun 2004.
Tayang:
Penulis: A Syahrul Khair | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/syahrul
Abdul Rakhim, salah seorang pengusaha industri tahu Jl inspeksi kanal, Moh Yamin Baru, Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, saat ditemui wartawan tribun-timur.com. Jumat (10/12/2021).
"Lebih tahan lama kalau yang impor, lokal itu tidak bisa disimpan terlalu lama," katanya lebih lanjut Rakhim.
Hasil industri olahan rumahan tahunya dipasarkan ke berbagai pasar yang tersebar di Kota Makassar.
"Sasarannya pasar Daya, Toddopuli, Pa'baeng-baeng, Panampu, dan lainnya di Kota Makassar," terangnya.
Biasanya dalam sehari, bahan baku kedelai yang diolah itu sebanyak 400 kilogram hingga 500 kilogram digunakan kedelai.
"Biasanya mulai dari jam tujuh pagi hingga jam delapan malam," (*)
Laporan Jurnalis Tribun Timur.com, A. Syahrul Khair
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rakhim-mksr-20211.jpg)