Breaking News:

Tribun Bantaeng

Praperadilan Tersangka Kasus Rudapaksa Mahasiswi asal Bantaeng Ditolak

Praperadilan tersangka kasus rudapaksa mahasiswi asal Bantaeng ditolak hakim di Pengadilan Negeri Bantaeng

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Praperadilan tersangka kasus rudapaksa mahasiswi asal Bantaeng ditolak hakim di Pengadilan Negeri Bantaeng, Kamis, (9/12/2021).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bantaeng Ajun Komisaris Polisi Burhan.

"Praperadilan yang diajukan tersangka telah dinyatakan gugur oleh Hakim berdasarkan putusan nomor :01/Pid.Pra/2021/PN Bantaeng," kata AKP Burhan saat dihubungi TribunBantaeng.com via pesan WhatsApp Jumat, (10/12/2021).

Ada dua tersangka dalam kasus tersebut yakni, oknum LSM, RD (35) dan oknum wartawan RJ (31).

Sementara korban adalah seorang mahasiswi berinisial AF (21).

AKP Burhan mengatakan, sidang praperadilan digelar sejak Senin 6 Desember dan berakhir Kamis, 9 Desember 2021.

Hakim menggugurkan Praperadilan tersangka berdasarkan pasal 82 ayat 1 huruf d UU no. 8 tahun 1981 tentang KUHAP.

"Dinyatakan gugur berdasarkan pasal 82 ayat 1 huruf d UU no. 8 tahun 1981 tentang KUHAP," ujarnya.

Diketahui, kedua tersangka diduga secara bersamaan melakukan rudapaksa terhadap AF.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan mengatakan, untuk bisa berhubungan intim RD  mengancam akan menyebar foto dan video tanpa busana korban.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved