Makassar Siaga Banjir
1.872 Warga Masih Mengungsi Akibat Banjir di Kecamatan Manggala Makassar
Seperti yang terjadi di Blok 8 dan 10 Perumahan Nasional (Perumnas) Antang, Rabu (8/12/2021) siang.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Memasuki hari ke dua pasca banjir yang mengepung Kota Makassar, rumah-rumah warga di Kecamatan Manggala masih terendam banjir.
Seperti yang terjadi di Blok 8 dan 10 Perumahan Nasional (Perumnas) Antang, Rabu (8/12/2021) siang.
Banjir setinggi dada orang dewasa masih merendam perumahan warga setempat.
Bahkan, di sebagian lokasi air masih mendekati atap rumah warga.
Kapolsek Manggala Kompol Supriady Idrus, yang memantau langsung kondisi banjir itu, mengatakan, debit air sudah perlahan surut.
"Hasil monitoring di lokasi tadi di Blok 8 dan 10 banjir dan genangan air sebagian besar debit airnya mengalami penurunan sekitar 10 sampai 30 sentimeter," kata Kompol Edy sapaan Supriady Idrus.
Kompol Edy mengatakan, sejumlah warga masih bertahan di lokasi pengungsian karena khawatir adanya banjir susulan.
"Saat ini warga masyarakat masih di lokasi pengungsian karena mengantisipasi kembalinya curah hujan meningkat," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya mengaku, suplai makanan ke para pengungsi sejauh ini masih mencukupi.
"Hasil pantauan di beberapa posko pengungsian tadi, Alhamdulillah untuk kebutuh makanan sejauh ini masih aman," jelas Kompol Edy.
Sementara itu, data yang diperoleh dari sumber tribun, terdapat 1.872 warga Kecamatan Manggala yang masih bertahan di posko-posko pengungsian.
Sebarannya, 298 di Kelurahan Manggala, 270 di Kelurahan Bitoa, 761 di Kelurahan Batua, 230 di Kelurahan Borong, 147 di Kelurahan Bangkala, 82 di Kelurahan Tamangapa, dan 84 di Kelurahan Antang.
Berikut rinciannya:
Kelurahan Manggala
1. 130 pengungsi di Masjid Jabal Nur Blok 10 RW 11, Jl Biola 13 Perumnas Antang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kompol-supriady-idrus-memantau-kondisi-terkini-banjir-di-blok-8-dan-10-perumnas-antang.jpg)