Breaking News:

Tribun Jeneponto

Penyidik Kejari Jeneponto Geledah Kantor Disdikbud, Satu Brankas Tak Bisa Dibuka

Kejari Jeneponto melakukan penggeledahan di kantor Disdikbud Jeneponto terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID ZULFADLI SALEH WAHAB
Kejari Jeneponto melakukan penggeledahan di kantor Disdikbud Jeneponto terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUN JENEPONTO.COM - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jeneponto melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (3/11/2021).

Penyidik Kejari Jeneponto mencari berkas yang sekaitan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019.

Pencairan anggaran tersebut terdapat indikasi dugaan korupsi dengan anggaran Rp 39 Miliar.

Penggeledahan ini, sekaitan dengan ditetapkannya tiga tersangka oleh Kejari Jeneponto dua pekan lalu.

Salah seorang Penyidik Kejari Jeneponto, Ahmad Jafar Kr Buang pun dibuat kesal saat menggeladah ruangan Bendahara Disdikbud Jeneponto.

Pasalnya, ada satu lemari atau penyimpanan berkas yang tidak bisa dibuka oleh penyidik.

"Siapa yang bertanggungjawab disini, siapa yang punya kunci ini, bendahara yang bertanggungjawab coba buka itu brangkas, kami cuma mau lihat isinya," tegasnya, Jumat (3/11/2021) siang.

Meski secara tegas tim penyidik menyampaikan harus brankas tersebut harus dibongkar.

Tetapi pihak dinas pendidikan menyampaikan banyak alasan bahwa brangkas itu tidak bisa dibuka.

"Lamami itu tidak bisa dibuka, adami dua tahun," Kata Irsam Baso, bendahara yang menjabat sekarang.

Irsam Baso ini belum menjabat bendahara pada kasus DAK 2019 yang bermasalah sekarang.

Irsam Baso juga mengatakan bahwa bendahara sebelum sangat susah dihubungi karena sudah pindah kantor.

"Sudah mi dihubungi, perg imi juga disuruh cari tapi tidak ada i," tutupnya.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto, Rakib

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved