Minyak Goreng Mahal
Pedagang Gorengan di Makassar Mulai Beralih ke Minyak Kemasan
Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Kementerian Perdagangan (Permendag) akan menghentikan peredaran minyak curah.
Tayang:
Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Suryana Anas
"Saat ini masih ada beberapa minyak curah," ungkap Mira (37).
Mira mengatakan, harga minyak curah kian mahal.
"Perliter Rp17 ribu dari harga Rp15 ribu," ungkap Perempuan asal Sidrap ini.
Minyak curah milik Mira akan habis dalam waktu dua kali dalam seminggu.
"Sekitar 450 kg, dalam tiga hari bisa habis 500 liter," tuturnya.
Menurut pengalam Mira sejak enam tahun di Pasar Toddopuli, pembeli lebih banyak memburu harga murah.
"Selama ada minyak curah, masyarakat lebih memilih," katanya.
Meski demikian, ia tetap menyediakan stok minyak goreng kemasan.
"Karena pembeli juga mencari dengan merek tertentu walau harganya mahal," ujarnya. (*)
Laporan wartawan tribun-timur.com, Kasdar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/minyak-curah-di-pasar-toddopuli-makassar-sulawesi-selatan.jpg)