Breaking News:

Tribun Enrekang

Sempat Terputus, Jalan Poros Enrekang-Makassar di Dusun Riso Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Meski telah bisa dilalui kendaraan, masyarakat harus tetap waspada akan bencana longsor dan banjir.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
BPBD
Akses jalan poros Enrekang-Makassar Dusun Riso, Desa Pinang, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Akses jalan poros Enrekang-Makassar di Dusun Riso, Desa Pinang, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Sebelumnya, akses jalan itu sempat terputus akibat adanya longsor hingga menutup badan jalan Minggu (28/11/2021) pukul 14.30 Wita.

Kasi Kesiapsiagaa Bencana BPBD Enrekang, Indra Audi Putra mengatakan akses jalan tersebut sudah bisa dilalui setelah dilakukan pembersihan material longsoran oleh tim BPBD dan Dinas PU.

Pembersihan material longsor dilakukan selama lebih dari 2,5 jam oleh tim BPBD dengan menggunakan alat berat loader dan mobil tangki semprot.

"Alhamdulillah setelah tim bekerja maksimal sekitar 2,5 jam, akses jalan sudah bisa kembali dilalui kendaraan," kata Indra kepada TribunEnrekang.com, Minggu (28/11/2021) malam.

Indra mengatakan, akses jalan itu bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat sejak pukul 19.00 Wita malam ini.

Aktivitas transportasi warga di jalur itupun sudah kembali berjalan seperti biasa.

Meski begitu, kondisi jalur tersebut belum sepenuhnya normal. 

Sebab, saat ini masih diberlakukan sistem buka tutup jalan.

Karena hanya separuh bagian jalan yang bisa dilalui, lantaran saat ini memang di jalan itu sebagian badan jalan sedang dalam proses perbaikan.

"Iya sistemnya masih buka tutup jalur, karena kan memang disitu masih diperbaiki jalannya sejak beberapa pekan terakhir," ujarnya.

Sementata Kalaksa BPBD Enrekang, Arsil Bagenda mengatakan meski telah bisa dilalui kendaraan, masyarakat harus tetap waspada akan bencana longsor dan banjir.

Hal itu mengingat saat ini kondisi cuaca di Kabupaten Enrekang tengah memasuki musim hujan.

"Iya kita tetap imbau masyarakat tetap waspada dan siaga bencana karena saat ini memang musim hujan," jelasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved