Breaking News:

Tribun Bantaeng

Bantaeng Tak Menetapkan UMK Tahun 2022

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng tidak menetapkan Upah Minimum Kabupaten untuk tahun 2022.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng, A Irvandi Langgara. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng tidak menetapkan Upah Minimum Kabupaten untuk tahun 2022.

Pemkab Bantaeng ikut pada penetapan Upah Minimum Regional (UMR) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng, A Irvandi Langgara.

"UMK kita berpatokan dengan UMR sama dengan Provinsi," kata Irfandi saat dihubungi TribunBantaeng.com, Jumat, (26/11/2021).

Menurutnya, tak hanya Bantaeng yang belum menetapkan UMK.

Tetapi Kabupaten/kota lainnya juga belum menetapkan UMK kecuali Kabupaten Luwu Timur.

"Karena memang hanya satu Kabupaten yang pakai UMK, kalau tidak salah Luwu yang ada PT Vale," ujarnya.

Kedepannya, ia belum bisa memastikan kapan akan dilakukan penetapan UMK.

Pihaknya masih akan mempersiapkan dan melihat kondisi Bantaeng.

"Kita melihat situasi dan kondisi. Memang ada beberapa persiapan dulu terkait UMK," tuturnya.

Diketahui, upah buruh naik 1,09 persen untuk tahun 2022.

Kecuali, Provinsi yang mempunyai besaran UMR lebih dari upah minimum.

Ada empat wilayah yang punya nilai UMR di atas upah minimum termasuk Sulawesi-selatan.

Berikut besaran UMR di empat Provinsi tersebut;

1. Sumatera Selatan Rp. 3.144.446;

2. Sulawesi Utara Rp. 3.310.723;

3. Sulawesi Selatan Rp. 3.165.876;

4. Sulawesi Barat Rp. 2.678.863;

Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved