Breaking News:

KH Yahya Cholil Staquf

Indonesia Timur Solid Mendukung, Gus Yahya Komitmen Berdayakan Kader Luar Jawa

penyerahan surat dukungan tertulis dari pemilik suara, yaitu 20 ketua Tanfidz PCNU Se-Sulsel, 9 dari Sultra, 7 dari Sulbar, dan 3 dari Maluku.

Editor: AS Kambie
Courtesy: Muh Rusdi Idrus/Ketua GP Ansor Sulsel
Calon Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menerima naskah pernyataan dukungan ketua PW dan PC NU se Sulbar, Sultra, Maluku, dan Sulsel di Hotel Gammara, Makassar, Senin (22/11/2021) malam. 

Muh Rusdi Idrus
Ketua GP Ansor Sulsel
Melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, atau yang biasa disapa Gus Yahya menggelar Silaturahmi Zona 1 Indonesia Timur yang meliputi Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Maluku pada Senin, 22 November 2021 malam, di Hotel Gammara, Makassar.

Pada kesempatan tersebut di hadapan puluhan pemilik suara, Gus Yahya menekankan pemberdayaan kader-kader potensial yang berasal dari luar jawa khususnya Indonesia Timur untuk PBNU ke depannya.

“Ada banyak tokoh hebat yang berasal dari Indonesia timur, seperti Prof Nazaruddin Umur, sejarahwan Ahmad Baso dan masih banyak lagi yang lainnya. kesemuanya memiliki hubungan baik dengan saya” tegas Gus Yahya

selain pemberdayaan kader, mantan asisten Pribadi Gus Dur ini juga menegaskan akan pentingnya Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang NU dalam mengeksekusi program-program yang ada.

“Nantinya, PBNU yang akan menjaring Program, selanjutnya PWNU dan PCNU yang akan mengeksekusinya. Program akan kita drop ke bawah, tidak lagi bertumpuk di pusat” tandasnya

lebih lanjut, KH Yahya Cholil Staquf melihat bahwa kebesaran NU masih dirasakan oleh pusat dan sebagin kecil di daerah tertentu. Hal ini tidak boleh terjadi lagi. menurutnya NU merupakan ormas Islam terbesar di dunia namun kebesarannya belum terasakan oleh jajaran NU yang ada di bawah

ke depannya, PBNU maupun pengurus wilayah harus bisa menjadi jembatan ke pihak-pihak luar untuk membantu cabang dalam mengeksalerasi organisasi seperti kaderisasi dan distribusi kader.

Skema ini diakui Gus Yahya telah berhasil dijalankan dalam sepuluh tahun terakhir di GP Ansor dimana Gus Yahya sendiri yang menjadi penggagas dan mentor di badan otonom pemuda NU tersebut.

Penyerahan Surat Dukungan

Sementara perwakilan PWNU yang hadir dengan tegas solid mendukung Gus yahya untuk memimpin PBNU ke depannya.

“Insya Allah, kita satukan tekad dan niat untuk mendukung Gus Yahya agar terjadi regenerasi di PBNU” Tegas KH Adnan Nota, Ketua PWNU Sulbar. hal tersebut juga diamini oleh Ketua PWNU Sulsel, Sultra dan Maluku

Acara silaturahmi ini ditutup dengan penyerahan surat dukungan tertulis dari masing-masing pemilik suara, yaitu 20 ketua Tanfidz PCNU Se-Sulsel, 9 ketua Tanfidz PCNU dari Sultra, 7 pemilik suara dari Sulbar dan 3 ketua PCNU dari Maluku.

Sementara ketua PWNU masing-masing provinsi juga turut hadir mendapingi KH Yahya Cholil Staquf.

Pasca pertemuan di Makassar, rombongan Gus Yahya akan bertolak ke Manado untuk menyapa PW dan PCNU yang berasal dari Sulteng, Gorontalo, Sulut, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved