Breaking News:

Tribun Makassar

Reaksi Ketua Apindo Setelah UMP Sulsel Tak Ada Kenaikan

Penetapan Upah Minimum (UMP) Sulawesi Selatan diumumkan, Jumat kemarin. Ketua Apindo mengatakan, penetapan UMP ini bisa memicu kegiatan usaha

Penulis: Siti Aminah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Pengumuman resmi UMP Sulsel oleh Plt Gubernur berama Dewan Pengupahan Sulsel di Rumah Jabatan Gubernur, Jl Sungai Tangka, Jumat (19/11/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penetapan Upah Minimum (UMP) Sulawesi Selatan telah diumumkan, Jumat (19/9/2021).

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel La Tunreng mengatakan, penetapan UMP ini bisa memicu kegiatan usaha di Sulsel.

Menurutnya, keputusan tersebut telah dipikir matang oleh Pemerintah Provinsi Sulsel.

"Tentu hasil ini sudah dipikirkan gubernur secara matang dan baik, karena bagaimanapun daerah kita butuh pengusaha agar ekonomi tumbuh dengan baik," ucap La Tunreng kepada awak media, Jumat (19/11/2021).

La Tunreng mengaku, saat ini perusaahan masih melalukan penyesuaian mengingat pandemi covid-19 sangat menghantam aktivitas usaha dua tahun terakhir ini.

Dua tahun mengalami turbelensi bukan hal mudah untuk mengembalikan kondisi usaha yang mengalami benturan.

"Ekonomi kita dari tahun lalu terjadi turbelensi, terjadi minus, alhamdulillah tahun ini sudah mengalami kenaikan signifikan," ujarnya.

Secara umum kata dia, UMP Sulsel mengalami kenaikan 3 persen lebih jika merujuk pada peraturan pemerintah (PP) No 36 tahun 2021 tentang 'Pengupahan'.

"Sebenarnya ada kenaikan dari ketentuan pemerintah, dari Rp3,052 juta menjadi Rp3,165 juta," ungkapnya.

Pihaknya pun menerima putusan tersebut sesuai kebijakan dari pemerintah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved