Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Toraja

Legislator Nasdem Pimpin Karang Taruna Toraja Utara, Janji Tampung Pengurus Kubu Staf Bupati

Temu Karya Karang Taruna (TKKT) II Toraja Utara digelar Sabtu (13/11/2021).  TKKT dihadiri langsung Ketua Karang Taruna Sulawesi Selatan, Andi Ina.

Tayang:
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/TOMMY
TKKT II Toraja Utara tetapkan Harun (kiri) jadi ketua Karang Taruna Toraja Utara periode 2021-2026, Sabtu (13/11/2021) 

TRIBUNTORAJA.COM,RANTEPAO--Temu Karya Karang Taruna (TKKT) II Toraja Utara digelar Sabtu (13/11/2021). 

TKKT dihadiri langsung Ketua Karang Taruna Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari

Andi Ina sekaligus membuka temu karya tersebut.

TKKT II itu menetapkan Harun Rante Lembang sebagai ketua umum periode 2021-2026. 

Anggota DPRD Toraja Utara Fraksi Nasdem itu terpilih secara aklamasi. 

Harun mengaku awalnya tidak berniat menjadi calon ketua Karang Taruna Toraja Utara

Namun ia diberi kepercayaan dari seluruh pengurus, sehingga ia pun siap.

"Posisi apapun di Karang Taruna saya selalu siap menerima," 

"Dan terpilih secara aklamasi artinya teman-teman beri kepercayaan ke saya, dan saya siap," ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini, Harun terlebih dahulu akan melengkapi struktur kepengurusan organisasi.

Ia menargetkan struktur kepengurusan rampung dalam dua pekan mendatang.

Saat ditanya terkait dualisme kepungurusan Karang Taruna Toraja Utara, Harun menanggapi dengan dingin. 

Ia bahkan siap menampung pengurus yang dibentuk Staf Khusus Bupati Toraja Utara, Gusti Palumpun tersebut. 

"Kita siap, sangat siap. Bahkan saya sering jalin komunikasi ke pihak mereka," ujarnya.

"Jadi kita tak ingin ada riak-riak ya, jadi pada dasarnya kita siap," ucapnya. 

Sementara Andi Ina Kartika mengatakan, adanya gejolak yang terjadi di Karang Taruna Sulsel. 

Bahkan masalah di provinsi berimbas ke daerah, salah satunya Toraja Utara.

Namun demikian ia mengigatkan pengurus Toraja Utara tidak terganggu dengan persoalan itu.

Ia pun menekankan kepengurusan pihaknya sah.

"Saya terpilihan secara resmi, apanya yang jadi-jadian," ujarnya.

"Jadi-jadian itu kalau tidak punya suara dan tiba-tiba mengaku jadi Caretaker Karang Taruna," tegas Ketua DPRD Provinsi Sulsel itu.

Sebelumnya, pengurus Karang Taruna jadi-jadian diungkapkan staf khusus Bupati Toraja Utara, Gusti Palumpun. 

Gusti menyebut, pengurus Karang Taruna Sulsel yang dinahkodai Andi Ina tak diakui pusat. 

Ia bahkan menganggap kepengurusam tersebut ilegal.

"Semua orang tahu Karang Taruna itu tidak ada dualisme," 

"Kebetulan di Sulsel saja ada yang jadi-jadian alias ilegal dan tidak pernah diakui pusat," katanya beberapa waktu lalu.(*)

Laporan Kontributor : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved