Susi Susanti
Susi Susanti Pernah Sengaja Mengalah Saat Bertanding di Prancis, Teriakan dari Temannya Jadi Alasan
Ia dikenal sebagai ratu bulutangkis Indonesia yang telah menjuarai sejumlah event nasional dan internasional.
Bertarung tiga set melawan Bang Soo-hyun,
Susi Susanti menang dengan skor 5-11, 11-5, dan 11-3 untuk membawa pulang medali emas Olimpiade ke Tanah Air.
Sejarah emas Indonesia pada Olimpiade 1992 dilengkapi oleh Alan Budikusuma yang berhasil meraih medali emas di nomor tunggal putra.
Dua medali emas pada Olimpiade 1992 merupakan yang pertama bagi Indonesia.
Kepulangan Susi Susanti dan Alan Budikusuma ke Tanah Air pun mendapatkan sambutan meriah dengan parade besar di Jakarta.
Adapun, Susi Susanti kembali membawa pulang medali pada Olimpiade 1996 di Atlanta, Amerika Serikat, meski bukan emas, yakni perunggu.
Selain medali emas Olimpiade 1992 dan perunggu 1996, Susi Susanti juga mengoleksi gelar juara All England 1993 dan 1994, serta berhasil menjadi juara dunia pada 1993.
Susi Susanti lantas pensiun dari bulutangkis pada 1997 saat berusia 26 tahun.
Ia kemudian menikah dengan "pasangan emasnya" pada Olimpiade 1992, Alan Budikusuma.
Deretan prestasi membanggakan dan keberhasilan mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia melalui bulu tangkis membuat Susi Susanti layak menyandang status legenda.
Biodata Susi Susanti:
- Juara Indonesia Open 1989, 1991, 1994, 1995, 1996, dan 1997
- Juara All England 1990, 1991, 1993, dan 1994
- Juara Australia Open 1990
- Juara China Taipei Open 1991, 1994 dan 1996
- Medali Emas Olimpiade Barcelona 1992
- Medali Perunggu Asian Games 1990, dan 1994
- Medali Perunggu Olimpiade Atlanta 1996
- Juara World Championship 1993
- Juara World Cup 1989, 1990, 1993, 1994, 1996, 1997
- Juara World Badminton Grand Prix 1990, 1991, 1992, 1993, 1994, dan 1996
- Juara Malaysia Open 1992,1993, 1994, 1995, dan 1997
- Juara Japan Open 1991 1992, 1994, dan 1995
- Juara Korea Open 1995 Juara Dutch Open 1993, 1994
- Juara German Open 1992, 1993 1994
- Juara Denmark Open 1991 dan 1992
- Juara Thailand Open 1991, 1992, 1993, dan 1994
- Juara Swedish Open 1991 1992
- Juara Vietnam Open 1997
- Juara SEA Games 1987, 1989, 1991, 1995, 1997
- Juara Piala Sudirman 1989
- Juara Piala Uber 1994 dan 1996
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ternyata Legenda Bulu Tangkis Ini Pernah Sengaja Kalah di French Open Tahun 1988, Ini Alasannya!, https://medan.tribunnews.com/2021/11/12/ternyata-legenda-bulu-tangkis-ini-pernah-sengaja-kalah-di-french-open-tahun-1988-ini-alasannya?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kisah-pebulu-tangkis-indonesia-yang-alami-kejadian-mistis-di-malaysia-diungkap-susi-susanti.jpg)