Breaking News:

Universitas Negeri Makassar

UNM Segera Miliki Rusun untuk Mahasiswa, Setiap Kamar Diisi 4 Orang

Mulai tahun 2022 mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) sudah bisa menikmati fasilitas rumah susun (rusun). 

Editor: Muh. Irham
ist
Rusun Mahasiswa UNM 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mulai tahun 2022 mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) sudah bisa menikmati fasilitas rumah susun (rusun). 

Rusun ini dibangun oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan diperkirakan sudah dapat dimanfaatkan pada, Februari 2022 mendatang.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Perumahan Sulawesi III Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Sugiharjo mengatakan, konstruksi rusun tersebut telah tuntas sejak September 2021.

"Nantinya, Final Hand Over (FHO) sekitar Februari 2022. Jadi, begitu serah terima kedua itu kita menyerahkan surat izin pengelolaan dan pemanfaatannya," terang Sugiharjo saat press tour, Selasa (9/11/2021).

Untuk diketahui, BP2P Perumahan Sulawesi III Ditjen Perumahan baru melaksanakan tahap Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pekerjaan pertama usai tuntasnya pembangunan rusun.

Setelah PHO, akan dilaksanakan FHO atau serah terima pekerjaan untuk selanjutnya bisa dilakukan pemanfatatan, pengoperasionalan, serta pemeliharaan.

Rusun yang dibangun setinggi tiga lantai ini terdiri dari 43 unit hunian yang dirancang dengan tipe 24.

Rinciannya, lantai 1 terdapat 13 unit kamar, serta lantai 2 dan tiga masing-masing memiliki 15 hunian.

Khusus lantai 1 dengan total 13 unit hunian, dua kamar di antaranya diperuntukkan bagi mahasiswa penyandang disabilitas.

"Jadi, kita siapkan dua kamar khusus untuk penyandang disabilitas," lanjut Sugiharjo.

Rusun UNM ini dapat menampung 166 mahasiswa yang sudah dilengkapi dengan meubelair seperti tempat tidur tingkat dua sebanyak 2 unit. Sehingga, satu kamar dapat dihuni oleh empat orang mahasiswa.

Lalu, setiap kamar mahasiswa juga telah dilengkapi oleh meja belajar serta lemari.

Hunian vertikal yang dibangun senilai Rp 13,4 miliar ini merupakan proyek multi-years contract (kontrak tahun jamak) 2020-2021.

Adapun kontraktor pelaksana pembangunan rusun UMN yaitu PT Ilho Jaya Alfatih dengan konsultan supervisi CV Sukma Lestari.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved