PSM Makassar
Tak Cocok Main 3-5-2, Eks Direktur Teknik PSM Soroti Fisik Wiljan Pluim cs
PSM Makassar diminta perbaiki stamina pemain menghadapi padatnya pertandingan seri ke-3 Liga 1 Indonesia 2021/2022
Alis menilai ada perubahan strategi diterapkan Pelatih PSM, Milomir Seslija. Juru taktik asal Bosnia Herzegovina ini memakai skema tiga bek.
Strategi tersebut menurutnya sudah bagus. Sisa diperkuat di gelandang dan ujung lini serang.
"Harus diterapkan lagi. Pakai skema tiga bek, perkuat di gelandang. Pekerjaan rumah Anco Jansen sebagai striker memberikan kontribusi bagi tim," tuturnya.
Eks Direktur Teknik PSM, Mirdan Midding juga menerangkan hal yang sama.
Menurutnya kebugaran pemain PSM menjadi salah satu masalah harus dibenahi dalam menatap seri tiga.
Secara teoritis, setidaknya ada enam kondisi fisik harus diberikan.
Diantaranya, kekuatan, kelenturan, kelincahan, daya tahan kardiorespirasi.
Menurut Mirdan, pemain yang tak memiliki kelincahan yang tinggi, maka rentan cedera.
Apalagi kompetisi berjalan sepanjang tahun, bukan tiga bulan saja.
Ia juga menyoroti VO2max pemain PSM baik lokal maupun asing.
Untuk tampil prima sepanjang kompetisi mereka harus memiliki VO2max yang bagus.
Untuk pemain lokal harusnya VO2maxnya 80-95 sementara pemain asing 95 ke atas.
"Itu kategori pemain bisa diandalkan sampai pada kompetisi akhir. Pemain PSM yang kita andalkan banyak jalan," ungkapnya.
Eks Manajer Stadion Mattoanging ini menyebut, sepak bola 80 persen latihan kecepatan dan kekuatan.
Untuk sepak bola modern, cukup lari print 20 hingga 30 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/anco-jansen-saat-berduel-dengan-pemain-persikabo-1973-di-stadion-maguwoharjo.jpg)