Breaking News:

Jembatan Miring Retak

BBM Langka di Luwu Timur, Pedagang Buah Resah

Kelangkaan BBM disebabkan Jembatan Miring (Jemmir) di Poros Trans Sulawesi di Kota Palopo Sulawesi Selatan, ditutup.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN ISMAR
BBM Langka - Antrean kendaraan terjadi di SPBU Wotu, Luwu Timur, Selasa (9112021). 

TRIBUNLUTIM.COM, WOTU - Bahan bakar minyak (BBM) yang langka di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini dirasakan oleh pedagang.

Pedagang buah asal Kabupaten Pinrang, Arianto mengeluh karena kesulitan membeli BBM di SPBU.

Ia tertahan bersama rekannya di Wotu karena bensin di mobilnya pick upnya menipis. Ia mengantre di SPBU Wotu, Selasa (9/11/2021) sejak pagi.

"Ini mau ke Bahadopi, Sulawesi Tengah, jual buah tapi tidak ada bensin," keluh Arianto ditemui TribunLutim.com saat antre di SPBU Wotu.

Ia membawa buah jenis pisang, sukun dan buah jenis lain untuk dijual di Bahadopi.

Kelangkaan BBM disebabkan Jembatan Miring (Jemmir) di Poros Trans Sulawesi di Kota Palopo Sulawesi Selatan, ditutup.

Pasokan BBM yang dibawa mobil tangki Pertamina ke Luwu Timur terhambat karena terjebak macet di jalur alternatif.

Jemmir lokasinya di Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua itu, ditutup akibat retak di beberapa bagian, tiang penahan jembatan rawan ambruk.

Kondisi jembatan ditutup disebabkan hantaman air sungai dengan volume besar pada Sabtu (30/10/21) malam.

Dampak dari kelangkaan ini, warga yang ingin membeli BBM pun sulit baik di pengecer dan SPBU.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved