Breaking News:

Tribun Enrekang

Gerak Cepat, Polsek Baraka Polres Enrekang Amankan Pelaku Penganiayaan Terhadap Seorang Siswa

Korban penganiaan berinisial AE (18) Pelajar, alamat Dusun Bakah, Desa Perangian, Kecamatan Baraka.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Saldy Irawan
Ist
Kepolisian Sektor (Polsek) Baraka Polres Enrekang berhasil mengamankan terduga penganiayaan seorang siswa yang terjadi di lingkungan Rumbo, Kelurahan Tomenawa, Kecamatan Baraka. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kepolisian Sektor (Polsek) Baraka Polres Enrekang berhasil mengamankan terduga penganiayaan seorang siswa yang terjadi di lingkungan Rumbo, Kelurahan Tomenawa, Kecamatan Baraka.

Terduga pelaku yang diamankan adalah berinisial MM (18) Pelajar, alamat Dusun Gura, Desa Buntu Mondong, Kecamatan Buntu Batu bersama 6 orang rekannya.

Korban penganiaan berinisial AE (18) Pelajar, alamat Dusun Bakah, Desa Perangian, Kecamatan Baraka.

Saat ini korban dirawat di Puskesmas Baraka akibat mengalami luka robek di bagian kepala.

Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya  membenarkan adanya kejadian penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Baraka.

"Benar telah terjadi penganiayaan dan berkat respon cepat kurang dari 10 menit setelah kejadian Polsek baraka berhasil mengamankan pelaku," kata AKBP Andi Sinjaya kepada TribunEnrekang.com, Sabtu (30/10/2021) sore.

Ia menuturkan, kejadian bermula ketika korban AE berboncengan bersama rekannya  melintas dari arah Baraka menuju jalan poros Pasui.

Kemudian terduga pelaku pada saat itu bersama kawan-kawannya yang kebetulan sedang menunggu lawannya untuk tawuran.

Namun lawan yang ditunggu tidak kunjung datang dan tiba-tiba korban melintas dan dihadang oleh MM dan rekan-rekannya.

"Pada saat itu pula terjadi penganiayaan oleh MM dengan memukul korban dengan menggunakan sebuah kursi kayu," jelas Andi Sinjaya.

Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka robek pada bagian kepala dengan panjang 8 cm.

Dari hasil interogasi, dari 7 orang yang diamankan, hanya 1 orang yang melakukan pemukulan yakni terduga MM.

Dari kejadian tersebut, pihak Polres akan mempertemukan kedua belah pihak dengan menghadirkan kedua orang tua korban dan terduga.

"Kita juga akan hadirkan Kepala desa, Camat setempat serta pihak sekolah sebagai upaya untuk meredam berkembangnya konflik antar kedua bela pihak," tutupnya.

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved