Breaking News:

Amir Uskara

Akademisi Sulsel Apresiasi Buku Amir Uskara Tentang Desa 'Mampu Optimalkan Dana Efektif dan Efisien'

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI, Amir Uskara menjadi buah bibir setelah mengeluarkan buku tentang pengelolaan dana desa.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Anggota DPR RI, Dr HM Amir Uskara Mkes bersama Tokoh Literasi Sulsel sekaligus editor buku karya Amir Uskara, Bachtiar Adnan Kusuma. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI, Amir Uskara memeroleh sejumlah pujian dan apresiasi atas buku karyanya berjudul “Ayo Membangun Desa, Mengelola Dana Desa untuk Kesejahteraan Rakyat”.

Buku ini ditulis berdasarkan penelitian di sejumlah desa di Indonesia terkait penggunaan dan pemanfaatan dana desa.

Buku karya Amir Uskara yang ditulis dan diterbitkan Yapensi telah diwakafkan pada ratusan perpustakaan lorong, desa dan kampus serta pondok pesantren dan komunitas literasi di Sulawesi Selatan.

Sejumlah akademisi, tokoh-tokoh masyarakat dan kepala desa mengakui kalau buku karya anggota DPRD RI dari Kabupaten Gowa ini, sangat membantu dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan dana desa secara efesien dan efektif.

Kepala Desa Popo Kabupaten Takalar, Bostan Tata, mengakui kalau wakaf buku karya Amir Uskara yang telah diterimanya untuk perpustakaan desa Popo, sangat membantu sebagai aparat pemerintahan di desa.

Karena itu, Bostan menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat tinggi atas wakaf buku Amir Uskara.

Baca juga: Rachmat Taqwa Sowan ke Amir Uskara, Sinyal Kompromi Politik Muscab PPP Makassar

Bagi Bostan, hal itu sangat bermanfaat terutama menjalankan roda pemerintahan desa yang benar dan baik terkait pemanfaatan dan penggunaan dana desa di Sulsel.

Wakil Rektor II Unibos Dr Masud Muhamadiah MSi dan akademisi Unhas Dr Sumarlin Rengko HS Mhum mengakui kalau buku karya Amir Uskara adalah referensi dan bacaan.

Bacaan untuk akademisi memuat data-data hasil penelitian.

“Buku Ayo Membangun Desa bukan hanya layak dibaca pemangku desa saja, melainkan juga birokrat, legislatif, praktisi pemerintahan desa dan mahasiswa,” kata Dr Maud Muhamadiah.

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam, mengakui kalau Amir Uskara adalah tokoh politisi panutan di Sulsel yang punya kesibukan luar biasa.

Namun, masih saja menyempatkan diri menulis buku.

Karena itu, Chadir Syam memberi apresiasi tinggi ketua Fraksi PPP DPR RI ini, selain sibuk mengurus partai, anggota DPR RI, Amir Uskara juga seorang penulis yang rajin dan tekun melahirkan buku-buku menarik untuk dibaca.

Baca juga: Diam-diam Amir Uskara Boyong Ketua Partai Temui Plt Gubernur Sulsel, Bahas Apa?

Lain halnya, akademisi Dr Rusli Siri, MM mengakui kalau buku Ayo Membangun Desa karya Amir Uskara telah tuntas dibacanya.

Bagi Rusli, buku Ayo Membangun Desa sangat memberi konstribusi terhadap masyarakat dan Rusli yakin pengelolaan dana desa akan memberikan konstribusi terhadao kesejahteraan rakyat.

“Terima kasih Pak Amir Uskara menjadi penyambun aspirasi rakyat berada di pedesaan, insya Allah bernilai ibadah.” kunci Rusli.(*)

Baca juga: Mantan Sekkot, GM Hotel Claro, Hingga Amir Uskara Alumni YPUP Makassar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved