Breaking News:

Unimerz

Peringati Hari Sumpah Pemuda, FKIP Unimerz Gelar Kuliah Umum

Tema yang diusung yaitu Integrasi Kampus dan Mahasiswa sebagai Pilar Penguatan Kebangsaan

Editor: Suryana Anas
Unimerz
Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar menggelar Kuliah Umum secara daring bertema Integrasi Kampus dan Mahasiswa sebagai Pilar Penguatan Kebangsaan'. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar menggelar Stadium Generale atau Kuliah Umum secara daring.

Kuliah umum yang diprakarsai oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unimerz ini digelar bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tahun ini, Kamis (28/10/2021).

Dekan FKIP Unimerz, Dr Abdul Malik Iskandar mengatakan, kegiatan ini sengaja digelar bertepatan dengan hari bersejarah Sumpah Pemuda sebagai wujud untuk membumikan kembali persatuan dan kesatuan dalam bingkai keragaman.

"Memang tema khusus terkait dengan integrasi, kita menganggap yang bisa menjaga integrasi bangsa itu adalah mahasiswa atau pemuda. Itulah kita tautkan antara mahasiswa dengan kampus sebagai pilar penguatan kebangsaan," katanya disela-sela acara Stadium Generale.

Malik menyebut, histori dan filosofi Sumpah Pemuda perlu untuk kembali dibumikan di era saat ini.

Tujuannya, mempersatukan lintas pemuda, golongan dan suku diatas ragam identitas primordialnya.

"Misalnya identitas suku, etnik, bahasa, dan sebagainya. Dengan primordialnya itu, bisa bersatu. Apalagi indonesia punya bahasa lebih dari seribu, sukunya lebih dari seribu apalagi pulaunya tapi bisa bersatu," lanjutnya.

Stadium Generale ini sendiri merupakan kerjasama tiga kampus, yakni FKIP Universitas Megarezky, FKIP Universitas Bosowa dan FKIP Universitas Muslim Maros. 

"Ini adalah bagian dari hasil kerjasama kita dalam kampus merdeka. Jadi nanti akan bergilir. Kebetulan hari ini Unimerz yang jadi host nya, jadi kami yang buka. Nanti kampus yang berikutnya juga seperti itu," tambahnya.

Tema yang diusung dalam Stadium Generale ini yaitu 'Integrasi Kampus dan Mahasiswa sebagai Pilar Penguatan Kebangsaan'.

Sementara Rektor Unimerz, Prof. Ali Aspar Mappahya berharap, perhelatan kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan oleh FKIP tapi juga fakultas lainnya.

"Sehingga bisa menaikkan rating, nilai dan grade kita. Karena ini adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat," tuturnya.

Ali Aspar menegaskan, saat ini bukan saatnya bersaing antar kampus. Tetapi, saling merangkul satu sama lain. 

"Jadi seperti itu yang diharapkan dari konsep Kampus Merdeka, Merdeka Belajar," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved