Hanura
Mengenal M Nur, Tokoh Luwu Raya Pimpin Hanura Sulsel
Ia ditunjuk DPP setelah musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) yang berakhir ricuh.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tokoh Luwu Raya, Wahyuddin M Nur terpilih memimpin DPD Hanura Sulawesi Selatan.
Ia ditunjuk DPP setelah musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) yang berakhir ricuh.
Ia akan meneruskan kepemimpinan Andi Ilhamsyah Mattalatta yang mengundurkan diri.
Wahyuddin ditugaskan merebut kembali capaian kursi Hanura di DPRD Sulsel pada periode 2009 lalu.
"Itu kewajiban saya untuk angkat kembali kursi Hanura yang dipimjam partai lain. Ini perintah partai, jadi saya harus melaksanakan," kata Wahyuddin saat dihubungi Jumat (29/10/2021).
Hanura dulu berjaya dengan capaian 7 kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2009 lalu.
Ketika itu Hanura Sulsel masih diperkuat Muktar Tompo.
Kursi Hanura turun jadi 6 kursi DPRD Sulsel pada pemilu 2014.
Lalu turun jadi 1 kursi pada pemilu 2019.
"Kita segera konsolidasi internal membenahi infrastruktur ke bawah. Utamanya mempersiapkan diri untuk verifikasi parpol pada 2022," katanya.
Wahyuddin menilai ada masalah dalam internal DPD Hanura Sulsel.
Apalagi Hanura Sulsel baru-baru ditinggal pejabat teras Andi Ilhamsyah Mattalatta, Affandy Agusman, dan Imbar Ismail.
Untuk itu, ia mengaku segera membenahi internal.
"DPD ada masalah di dalam. Kalau DPC sudah bagus, tinggal dipoles-poles sedikit," ujarnya.
Wahyuddin M Nur adalah tokoh asal Luwu Raya.