Breaking News:

Tribun Bantaeng

Hasil e-Voting Bermasalah, Tahapan Pilkades Rappoa Bantaeng Ditunda Sementara

Namun hasil itu tidak diterima oleh Fajrul Islam karena dalam proses pemungutan suara dianggap terjadi kecurangan.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Cakades nomor urut 1, Fajrul Islam (peci hitam) dan pendukungnya saat menyampaikan protes dihadapan panitia Kabupaten di Kantor Desa Rappoa, Rabu, (27102021). 

TRBUNBANTAENG.COM, BANTAENG -  Proses pemungutan suara Pilkades digelar di Kabupaten Bantaeng, Rabu, (27/10/2021).

Pilkades kali ini digelar secara serentak pada sembilan desa dengan sistem e-voting.

Namun, tak semua Calon kepala desa (Cakades) puas dan menerima hasil pemungutan suara.

Seperti yang terjadi di Desa Rappoa, Kecamatan Pajukukang yang mempunyai dua Cakades yang bertarung.

Dua Cakades Rappoa yakni, Fajrul Islam nomor urut 1. Kemudian, Irwan nomor urut 2.

Hasil penghitungan suara sementara dimenangkan oleh Irwan.

Namun hasil itu tidak diterima oleh Fajrul Islam karena dalam proses pemungutan suara dianggap terjadi kecurangan.

Pendukung Cakades nomor 2, Muhammad Nasri mengatakan, kecurangan terjadi di dusun Tonrokassi.

"Wajib pilihnya 239 sedangkan dihasil penghitungan suara kurang 2. Katanya batal," kata Nasri saat ditemui TribunBantaeng.com, di kantor desa Rappoa Rabu, (27/10/2021) malam.

Nasri, menganggap dua suara batal itu diduga sebagai kecurangan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved