Headline Tribun Timur

Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Mulai Menggeliat, Tapi Panas!

Aktivitas penumpang yang semakin ramai tidak seiring dengan 'pemberlakuan' fasilitas maksimal.

Editor: Hasriyani Latif
DOK TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ilustrasi-Pesawat parkir di apron Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pegawai Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar akhirnya bisa kembali kerja.

Mereka masuk kerja kala ekonomi bandara mulai menggeliat di era PPKM Level 2 ini.

Setelah mereka rata-rata harus dirumahkan selama setahun lebih.

Pemilik tenant Bandara Sultan Hasanuddin Makassar harus merumahkan para karyawannya karena penerbangan sangat terbatas di bandara.

Salah satu pegawai cafe Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Wawan mengaku sudah sebulan ini kerja kembali.

Setelah dirinya masuk dalam daftar karyawan yang dirumahkan karena aktivitas bandara Sultan Hasanuddin sepi.

“Alhamdulillah, sudah dipanggil ma kerja, akhirnya bisa kembali melanjutkan hidup,” kata Wawan ke tribun-timur.com, Sabtu (23/10/2021).

Selama dirinya dirumahkan, dirinya harus berhemat dan bekerja serabutan.

“Untung juga saya belum berkeluarga jadi masih minta bantuan dari orang tua, tapi beberapa teman yang sudah berkeluarga saya tidak tahu nasibnya,” katanya.

Wawan pun mengakui, aktivitas bandara memang sudah berangsur pulih.

“Kalau ramai, yah ramai sekali, tapi kalau jalan mi umrah maka pasti aktivitas bandara sudah kembali ke sedia kala,” katanya.

Menurutnya, Bandara Sultan Hasanuddin sangat ketat menjalankan Protokol kesehatan.

“Kami benar-benar harus menjaga protokol kesehatan ketat,” katanya.

Sayang, aktivitas penumpang yang semakin ramai tidak seiring dengan “pemberlakuan” fasilitas maksimal.

Air conditioner (AC) di ruang tunggu keberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar belum maksimal.

Calon penumpang yang menunggu keberangkatan di depan gate harus berkipas kencang mengusir gerah.

“Panas sekali, AC-nya tidak berfungsi,” ujar calon penumpang dari Makassar ke Jakarta, S Alam, Rabu (20/10/2021) lalu.

Panasnya Bandara Hasanuddun juga dikeluhkan Syarief.

“Kalau saya sudah terbiasa kepanasan dalam ruangan. Tapi bagi pejabat seperti bupati dan menteri yang menunggu keberangkatan, bagaimana perasaan mereka,” jelasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved