Breaking News:

Penanganan Covid

Naik Pesawat Kini Wajib Tes PCR, Ini Kata Ashabul Kahfi

Politisi asal Sulsel itu meyakini aturan baru itu diambil epidemiolog demi mencegah gelombang ketiga penyebaran covid-19.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi Ashabul Kahfi
Anggota Komisi IX DPR RI bidang kesehatan Ashabul Kahfi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Anggota Komisi IX DPR RI bidang kesehatan Ashabul Kahfi menilai aturan baru tes PCR untuk perjalanan udara domestik sudah tepat.

Hal itu disampaikan Kahfi menanggapi aturan baru syarat perjalanan udara domestik yang diperketat.

Politisi asal Sulsel itu meyakini aturan baru itu diambil epidemiolog demi mencegah gelombang ketiga penyebaran covid-19.

"Sebagai langkah antisipatif, langkah pemerintah saya pikir sudah cukup tepat. Apalagi epidemiolog masih memprediksi adanya serangan Covid-19 gelombang ketiga," kata Kahfi saat dihubungi Kamis (21/10/2021).

Meski demikian, Kahfi menyarankan penambahan masa berlaku tes PCR untuk perjalanan udara.

Kalau saat ini hanya 2x24 jam, Kahfi menyarankan perlu ditambah menjadi 4x24 jam.

Ia mencontohkan, fasilitas pelayanan kesehatan, seperti klinik yang menyediakan tes PCR masih sangat terbatas.

"Orang-orang yang melakukan perjalanan antar provinsi, kadang harus ke Ibukota Provinsi dulu untuk PCR," kata Kahfi.

Politisi PAN itu melanjutkan, bagi orang-orang yang ada keperluan mendesak dan mendadak melakukan perjalanan, kadang mengeluarkan biaya PCR yang lebih mahal dari harga tiket.

Karena lebih cepat selesai maka lebih mahal.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved