Breaking News:

Korea Utara

Prajurit Tangan Besi Korea Utara Dipamerkan, Kim Jong Un: Kami Bangun Militer yang Tak Terkalahkan

Prajurit tersebut diklaim disiapkan untuk mempertahankan kedaulatan negara tersebut dari gangguan musuh.

Editor: Muh. Irham
KOREAN CENTRAL TV via THE HILL
Tangkapan layar dri cuplikan video yang merekam sejumlah tentara Korea Utara menghancurkan batu bata dengan tangan kosong pada Senin (11/10/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Korea Utara unjuk gigi. Negara yang dikenal sangat tertutup tersebut, baru-baru ini memamerkan prajurit "tangan besi" nya kepada publik.

Prajurit tersebut diklaim disiapkan untuk mempertahankan kedaulatan negara tersebut dari gangguan musuh.

Media pemerintah Korea Utara pada Selasa (12/10/2021) merilis cuplikan dari para tentara yang melakukan berbagai demonstrasi seni bela diri.

Dalam cuplikan tersebut, ada adegan beberapa tentara yang menghancurkan batu bata dengan tangan kosong, memecahkan beton di perut tentara dengan palu godam, dan menghancurkan batu bata di kepala mereka.

Presiden Korea Utara Kim Jong Un juga menghadiri kegiatan tersebut dan tersenyum ketika para tentara melakukan aksinya sebagaimana dilansir The Hill.

Kim mengatakan, dia bertujuan untuk membangun kekuatan militer yang tak terkalahkan guna melawan kekuatan musuh dari AS.

“Baru-baru ini, AS sering mengirim sinyal bahwa mereka tidak memusuhi negara kita, tetapi perilakunya tidak memberi kita alasan mengapa kita harus mempercayai mereka,” kata Kim dalam pidatonya menurut KCNA.

“AS masih menimbulkan ketegangan regional dengan penilaian dan tindakannya yang salah,” tambah Kim.

Kegiatan tersebut dilaporkan berlangsung pada Senin (11/10/2021) merupakan salah satu perayaan peringatan ulang tahun ke-76 berdirinya Partai Buruh Korea.

The Washington Post melaporkan, acara itu merupakan yang pertama dari jenisnya sejak Kim menjabat pada 2011.

Selain itu, Korea Utara baru-baru ini melakukan beberapa uji coba rudal yang menurtu laporan KCNA bertujuan untuk menjamin keamanan negara kita secara andal.

Pejabat di Korea Selatan dan AS terus memantau tes tersebut. Kim juga mengkritik pihak berwenang Korea Selatan karena sikapnya yang munafik terkait uji coba rudal tersebut.

Dia menambahkan bahwa Korea Utara memiliki hak untuk membangun pertahanan diri mereka.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved