Breaking News:

Mabes Polri Temukan Peradangan di Area Intim Korban 'Tiga Anak Saya Diperkosa' di Luwu Timur

Dari hasil interview tim kepada Dokter Imelda diperoleh hasil bahwa terjadi peradangan di area vagina dan dubur korban.

Editor: Waode Nurmin
kolase Twitter projectmultatuli/ist
Sempat disebut hoaks, bukti 3 anak dirudapaksa ayah terkuak, polisi temukan luka di bagian intim 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus pencabulan yang viral 'Tiga Anak Saya Diperkosa' mulai menemui titik terang.

Kasus ini terjadi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Korbannya AL (8), MR (6), dan AS (4) diduga dirudapaksa dan dicabuli oleh ayah kandungnya sendiri pada 2019 silam. 

Ibu kandung para korban, RS pun lantas melaporkan mantan suaminya, SA ke Polres Luwu Timur pada 9 Oktober 2019 silam. 

Akan tetapi, laporan tersebut tiba-tiba dihentikan oleh Polres Luwu Timur.

Pihak kepolisian mengklaim penyelidikan dihentikan karena tidak ditemukan cukup alat bukti.

Penghentian penyidikan itu sempat tersiar diduga karena SA, terduga pelaku ini berstatus pejabat daerah.

Melihat hal tersebut, ibu korban pun berjuang mencari keadilan untuk anak-anaknya.

Perjuangan sang ibu membuka kasus ini ke publik akhirnya menemui jalan.

Melalui situs web Project Multatuli, kisah yang dituliskan SA dengan judul 'Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya lapor ke Polisi. Polisi menghentikan Penyelidikan', viral dan heboh di media sosial.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved