Breaking News:

Dua Polisi Sekongkol Jual SIM Rp 1,8 Juta Per Lembar, Bayarnya Tunai atau Transfer

Dua bintara polisi di Sulawesi Selatan ( Sulsel ) berinisial Briptu IHN dan Briptu SHH ditangkap tim dari Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulsel

Editor: Edi Sumardi
KOMPAS.COM/OIK YUSUF
Ilustrasi SIM. 

Laporan jurnalis TribunPinrang.com, Nining Angreani dan jurnalis TribunLutra.com, Chalik Mawardi

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Dua bintara polisi di Sulawesi Selatan ( Sulsel ) berinisial Briptu IHN dan Briptu SHH ditangkap tim dari Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulsel, September 2021 lalu.

Mereka ditangkap karena membuat dan menjual Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu.

Briptu IHN bertugas di Polsek Paleteang, Kabupaten Pinrang, sementara Briptu SHH bertugas di Unit Regident Satlantas Polres Luwu Utara.

Dalam menjalankan praktik kejahatan ini, mereka sekokongkol.

Kapolres Pinrang, AKBP M Arief Sugihartono mengatakan, dari hasil interogasi pada Senin 27 September 2021 lalu, Briptu SHH telah menjual SIM palsu yang dia peroleh dari Briptu IHN.

"Sesuai hasil penyelidikan, aksinya dilakukan tahun ini (2021)," kata AKBP M Arief via WhatsApp, Jumat (8/10/2021) malam.

AKBP Arief membeberkan bagaimana proses penjualan SIM palsu tersebut.

Diketahui Briptu  SHH mengirim data dalam bentuk foto kepada Briptu IHN.

Briptu IHN kemudian bertugas untuk memodifikasi SIM dengan cara mencetak SIM palsu menggunakan kertas stiker.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved