Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penanganan Covid

Alhamdulillah! Indonesia Keluar Daftar Merah Covid19 Luar Negeri, Ke Inggris Tak Lagi Karantina

Alhamdulillah Indonesia keluar zona merah Covid, ke Inggris tak perlu lagi karantina berhari-hari sebelum beraktivitas di Inggris

Tayang:
Editor: Mansur AM
Freepik
ILUSTRASI-Seseorang yang terpapar Virus Corona atau Covid-19 ternyata bisa menunjukkan gejala lain, bukan batuk dan demam 

Bahkan kenaikan kasus dan kematian pasien hari ini mencapai angka terendah selama 2021. Pemerintah melaporkan kasus baru Covid-19 bertambah 1.142 orang pada Minggu (3/10). Lonjakan kasus ini merupakan yang terendah sejak Juni 2020 yakni 1.051 orang.

Adapun angka kematian hari ini bertambah 58 orang atau terendah sejak 10 Agustus 2020 yakni 42 orang. Sedangkan rasio positif juga kembali menurun hingga mencapai 0,71% hari ini.

Semoga Tidak Naik Lagi

Guru Besar Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Tjandra Yoga Aditama mengatakan kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah menetap cukup rendah.

Tugas bersama selanjutnya adalah bagaimana menjaga kasus tidak naik lagi

"Yang perlu dilakukan adalah menjaga agar jangan sampai naik lagi. Kita lihat pengalaman banyak negara yang angkanya sudah cukup lama rendah, tapi memang ada juga yang naik lagi," kata Tjandra Yoga Aditama, Minggu(3/10/2021).

Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegah kenaikan kasus Covid-19. Salah satunya dengan mengurangi jumlah orang yang menularkan Covid-19.

Keberadaan orang yang positif Covid-19 harus diketahui walau tanpa gejala. "Untuk ini harus dilakukan tes, telusur, dan terapi serta isolasi secara maksimal," ujar Tjandra.

Cara lainnya untuk mencegah kenaikan kasus dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun.

"Kalau seseorang positif Covid-19 tapi dia pakai masker dan menjaga jarak, tentu kemungkinan menularkan penyakit menjadi lebih kecil, walaupun seharusnya tentu diisolasi dan dikarantina," katanya.

Selain itu, perlu membatasi moda dan cara penularan dengan tetap menjaga ketat 3 M yang jelas-jelas berperan amat penting dalam menurunkan kemungkinan tertular.

"Jadi harus terus diterapkan secara ketat dan nampaknya masih akan kita lakukan dalam jangka waktu panjang," ujarnya.

Kemudian, perlu pelonggaran PPKM secara bertahap dan berhati-hati dengan memprioritaskan aspek perlindungan kesehatan masyarakat.

Meningkatkan daya proteksi orang yang akan mungkin tertular dengan dua cara, yakni vaksinasi dan berperilaku hidup bersih dan sehat dengan menerapkan cek kesehatan berkala, enyahkan asap rokok dan kebiasaan tidak sehat lainnya, rajin berolahraga, diet yang baik dan seimbang, istirahat yang cukup dan kelola stres.

Upaya lainnya yang harus dilakukan untuk mencegah kasus Covid-19 kembali meningkat dengan mengamati secara ketat perkembangan data secara seksama dari waktu ke waktu.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved