Breaking News:

PLTA Poso

PLTA Poso, Rawat Kedamaian di Kota Harmoni

Rencananya PLTA Extension Stage-2 dengan kapasitas 200 MW juga akan rampung pada Desember 2021 ini.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla (tengah) melangsungkan pertemuan kunjungan PLTA Poso di Hotel Santika Jl Moh Hatta, Kota Palu, Kamis (3092021) Malam.(Tribun-TimurMuslimin Emba) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jejak sejarah daerah konflik di Kabupaten Poso, masih terniang diingatan Wakil Presiden ke 10 dan 12 RI, Jusuf Kalla.

Konflik di kabupaten berjuluk 'Kota Harmoni' itu, berlangsung antara tahun 1998-2001.

Saat itu, JK menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra).

Ia pun menjadi juru damai atau inisator perdamaian atas konflik sara tersebut.

Dan hasilnya, konflik terselesaikan lewat Deklarasi Malino 2001 yang diinisiasi JK.

Tidak berhenti sampai di situ, JK rupanya masih memikirkan Poso.

Ia berupaya merawat kedamaian yang ada lewat jalur kesejahteraan.

Yaitu dengan menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Kabupaten Poso.

"Kenapa di Poso, karena itu adalah daerah konflik," kata Jusuf Kalla saat melakukan pertemuan dengan Komisi VII DPR RI di, Hotel Santika, Jl Moh Hatta, Kota Palu, Kamis (30/9/2021) malam.

"Kalau masyarakatnya tidak bekerja, itu konfliknya bisa kembali lagi. Kalau rakyatnya miskin, konfliknya bisa kembali lagi" sambungnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved