Breaking News:

Pilgub Sulsel 2024

Fraksi PDIP Usulkan Dana Cadangan pada Pemilu dan Pilgub Sulsel 2024

Desain KPU, Mendagri, dan Komisi II DPR RI, Bawaslu, DKPP, jadwal Pilkada Serentak termasuk Pilgub serentak digelar 27 November 2024. 

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN TIMUR/ABD AZIS
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulsel, Rudi Pieter Goni (tengah). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Fraksi PDIP DPRD Sulsel menilai gelaran pemilihan umum presiden, legislatif, dan pemilihan kepala daerah serentak 2024 punya kebutuhan anggaran yang besar.

Ketiga kontestasi politik itu akan digelar dalam satu tahun kalender yang sama.

Desain KPU, Mendagri, dan Komisi II DPR RI, Bawaslu, DKPP, jadwal Pilkada Serentak termasuk Pilgub serentak digelar 27 November 2024

Beberapa bulan sebelumnya digelar Pilpres dan Pemilu 2024 pada 21 Februari.

Legislator PDIP Rudy Pieter Goni mengusulkan pengadaan dana cadangan untuk gelaran kontestasi politik tersebut.

Rudy menilai anggarannya terlalu berat jika dibebankan pada satu tahun APBD pada 2024.

"Kita sudah bicarakan anggaran pemilu dan pilkada tapi belum disiapkan. Kalau 2024 harus ada dana cadangan. Kami komisi A sudah pernah menyampaikan," kata Rudy Pieter Goni Jumat (1/10/2021).

Rudy mengatakan dalam tata kelola pemerintahan, dana cadangan itu diatur harus ada peraturan daerah, yaitu harus melalui persetujuan DPRD Sulsel.

Menurutnya, kalau Pemprov ingin siapkan dana pemilu dan pilkada serentak 2024 maka sebaiknya siapkan dana cadangan itu.

Ia mencontohkan mungkin di 2022 ranperda dana cadangan itu sudah bisa disiapkan, karena tidak bisa dialokasikan kalau tidak ada perdanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved